YANG MAU LIHAT FOTO FOTO SEKSI ATAU BUKA BUKAAN KLIK DISINI !!!

Saturday, April 29, 2017

Cerita Pengalaman Bertemu Mantan Pacar Berujung Nikmat

Cerita pengalaman Sedarah, Cerita Pengalaman Sekolah, Cerita pengalaman Selingkuh, Cerita pengalaman suster, Cerita Pengalaman Tante, Cerita Pengalaman Bersama Teman.

Cerita Pengalaman Bertemu Mantan Pacar Berujung Nikmat

Cerita Pengalaman - Namaku Candra (bukan nama asli), kali ini aku akan menceritakan pengalamanku pribadiku, yang kemarin baru saja kualami ini benar tidak bisa aku lupakan. Dan aku minta maaf kalau seandainya kata atau kalimat yang kurang enak di baca. Maklumlah, bukan pujangga hehehe.

Agen Poker - Kemarin malam aku lembur di kantor. Karena jenuh dengan pekerjan yang menumpuk, aku memutuskan untuk keluar kantor sebentar sekedar angin sambil merokok, dan cuci mata karna lelah.

Aku keluar dengan mobil, begitu sampai di pelataran toko pusat perbelanjaan yang ada di kota kembang, mobil kuparkirkan disana. Udara malam itu begitu segar, kebosananku akan pekerjaan jadi agak sedikit hilang. - Agen Domino 99

Agen capsa susun - Kuberjalan menelusuri trotoar sambil melihat-lihat iklan produk yang terpajang di etalase dan secara kebetulan, mataku tertuju ke stan penjualan produk alat-alat kosmetik.

Mataku tertuju pada sesosok wanita yang sepertinya aku kenal. Dengan langkah ragu-ragu aku mencoba hampiri stan kosmetik itu. Setelah hampir sampai di dekat stan itu aku berhenti, aku diam sambil memperhatikan sosok tubuh tersebut yang begitu seksi.- Agen sakong

Agen Bandar Poker - Dan setelah aku yakin kalau sosok tersebut benar-benar aku kenal, dengan hati berdebar aku memberanikan diri memanggilnya.
“Maya…” jeritku. Wanita itupun menoleh kearahku.
“Benar kamu Maya kan?” tanyaku menyakinkan.

Dia memandang wajahku dengan mengerutkan keningnya. Mungkin dia sedang mengingat-ingat diriku.Apakah dia mengenal ku atau tidak.
“Candra  ?? Kamu Candra  ???…” tanyanya dengan wajah setengah bingung.
“Iya…kamu masih ingat aku? Kukira kamu sudah lupa denganku…” kataku sambil menyodorkan tangaku.- Agen AduQ

Agen BandarQ  - “Gak mungkin aku lupa kamu San, gimana kabarmu?” jawabnya dengan tangan menyambut uluran tanganku.
“Alhamdulillah baik-baik saja” jawabku
“Kamu sendiri?” tanyaku balik.
“Baik juga” jawabnya sambil menyibakkan rambutnya.

Perlu pembaca ketahui, Maya (bukan nama sebenarnya) merupakan teman SMA ku dulu. Kedua orang tuanya tinggal di luar jawa, sedangkan dia di kota kembang ini tinggal bersama kakaknya ngekost berdua.

Cerita Pengalaman Ngentot Pacar Teman Yang Sedang Mabuk


Maya orangnya cukup tinggi, dengan berat badan yang ideal ( menurut penglihatanku sih hehehe ), hidungnya mancung dan jga dia memiliki toket yang lumayan montok.
Kami berdua mengobral tentang masa-masa SMA dulu.

Kami mengobrol lumayan lama dan tak terasa kalau jam sudah menunjukan pukul 9 malam. Dan di jam itu Maya harus pulang. Dengan penuh keyakinan aku menawarkan diri untuk mengantarnya pulang, kebetulan dia pulang sendiri.
Maya pun mengiyakan tawaranku. Sebelum aku mengantar Maya ke tempat kostnya, aku mengajak dia untuk makan malam dulu.

Makan malam selesai aku langsung mengantar dia ke tempat kostnya. Sesampainya disana aku disuruh mampir dulu.
“Masuk dulu yuk San” katanya.
“Makasih May…lain kali aja lagian gak enak sama kakakmu” kataku. Kulihat

Cerita Pengalaman Melakukan Sex Dengan Suster Cantik Teman Adekku


jam tanganku sudah menunjukan pukul 23.00
“Kakakku baru ke Bali. Aku cuma sendirian disini, Ayolah masuk dulu…” pintanya merajuk. Akhirnya akupun luluh dan iku masuk ke dalam.
“Oke tapi aku sebenta saja May, soalnya aku lagi banyak pekerjaan di kantor mana mata udah ngantuk berat, capek lagi” kataku sambil memijat pundakku sendiri karena pegal. Maya pun mengangguk dan tersenyum, dia pun lantas berjalan ke belakang untuk mengambil minuman.

“Kamu santai aja dulu ya San, aku mau mandi sebentar gerah nih” katanya sambil menyodorkan minuman untukku. Aku duduk di kursi di dekat tempat tidurnya. Hampir 10 menit dia belum juga keluar dari kamar mandi. Karena merasa capek aku lalu rebahan di ranjangnya.

Tak berapa lama kulihat Maya keluar dari kamar mandi hanya memakai tanktop dan celana pendek. Rambutnya basah mungkin dia habis keramas. Kemudian dia duduk di depan meja riasnya sambil mengeringkan rambutnya.

“Kelihatannya kamu capek sekali?” tanya Maya membuyarkan lamunanku.
“Iya May…aku capek banget hari ini, mana kerjaan masih numpuk” keluhku.
“Ya udah kamu istirahat dulu aja sana, aku pijitin mau gak?” kata Maya sambil melangkah ke arahku.
“Beneran May mau mijitin aku?” kataku meyakinkan.
“Emang aku pernah berbohong padamu?” jawabnya.
“Ya udah buruan tengkurap terus buka kemeja kamu, kaos dalamnya juga ya…” terusnya.

Bagai kerbau dicocok hidung, aku nurut aja dan langsung tengkurap. Maya mulai memijitku, dari pundak terus ke punggung. Pijatannya lembut sekali, rasa capek dan kantukku mulai hilang. Bukan hanya itu darahku pun ikut berdesir. Batang kontolku mulai mengeras. Aku jadi salah tingkah. Sepertinya Maya melihat perubahan sikapku.

“Sekarang balikan badanmu, biar aku pijit bagian depanmu” katanya lembut.
Aku agak sedikti ragu untuk membalikan badanku, pasalnya aku malu kalau Maya melhat kontolku yang sudah menegang ditambah dengan hembusan nafasku yang mulai tak beraturan.

Tapi dengan terpaksa aku akhirnya membalikan badanku. Tiba-tiba Maya menduduki badanku, aku jadi kaget dibuatnya. Posisi dia sekarang duduk diatas kontolku. Untuk menutupi rasa canggung aku memejamkan mataku sambil sesekali membuka sedikit mataku.

Batin dan pikiranku berkecamuk tak karuan. Aku berpikir apa yang akan kulakukan kalau sudah begini. Tangan lembut Maya mengusap-usap bagian dadaku kadang dia mencubit putingku yang membuat tubuhku menggelinjang kegelian.

Sekarang pikiranku dipenuhi oleh nafsu, kucoba untuk memegang kedua tangan Maya yang sedang memijit dadaku.
“Kenapa San?” tanya Maya tersenyum. Aku tak menjawabnya. Lalu kuciumi tangan lembut itu, kutarik yang otomatis tubuhnya jadi mendekat ke tubuhku.
Kita berdua saling bertatap mata, harum nafas Maya menerpa wajahku. Kuelus kedua pipinya dan perlahan bibirku mendekati bibirnya, kukecup lembut bibirnya.

Maya pun membalas ciumanku, lidah kami saling perpaut. Ciuman kami makain lama makin liar, nafas kami sudah tak beraturan. Tanganku mulai merambah ke bagian bawah, ku elus pahanya tubuh Maya menggeliat. Tanpa aku suruh Maya langsung membuka kaos yang dia kenakan dan dengan tersenyum dia juga membuka BHnya.

Sekarang terlihat bukit kembar yang tak terlalu besar tapi kencang dengan puting berwarna seakan menantangku untuk kulumat. Dengan posisinya yang masih diatasku, aku segera menggapai toket itu, kumeremas dan kupilin putingnya. Aku pun lalu bangkit, kulumat putingnya secara bergantian. Maya menggeliat menikmatinya.

“Aaahhh..Candra enak sayang…” desahnya manja. Aku yang mendengar itu semakin bernafsu. Tubuh Maya kubaringkan lalu kulumat lagi putingnya. Setelah puas melumat putingnya kemudian lumatanku turun ke bagian bawah. Kujilat pusarnya dengan tanganku mengelus-elus gundukan daging diantara pahanya dari luar celana.

Dengan posisi masih menjilati pusar, tanganku mencoba membuka celana pendeknya, kuturunkan ke bawah. Maya membantuku menurunkan celana itu. Tinggalah CD yang amsih melekat pada tubuhnya.

Ciumanku berpindah ke memeknya yang masih tertutup CD. Maya mendesah. Kemudian aku membuka CD tersebut. Dengan lembut aku mulai menciumi bibir memeknya dengan bantuan kedua jariku kusibakkan bibir memeknya dan terlihatlah bagian dalam dari memeknya. Tercium aroma kewanitaan yang khas.
Lalu kujulrkan lidahku ke bagian klitorisnya, kugesek-gesekan lidahku.
“Sssthhh…enak sekali…terus sayaaaang…aahhhh…” desahnya sambil kedua tanganya menjambak rambutku. Tak hanya itu, kadang aku juga menghisap klitorisnya.

Yang membuat tubuh Maya menggeliat hebat. Tak lama kemudian tubuh Maya mengejang, kepalaku semakin ditekan ke dalam memeknya.
“Aaahhh..Candra aku keluaaaarrr….” jeritnya sambil mendongakkan wajahnya dan memejamkan matanya. Maya benar-benar meraskan kenikmatan yang tiada taranya. Sementara aku masih saja melumat memeknya yang merah merekah yang dibanjiri oleh sperma.

“Udaaah sayang, gentian ya?” ajaknya sambil menarik kepalaku keatas. Kemudian dilepaskannya celana panjang beserta CDku dan keluarlah batang kontolku yang pajang dan keras. Maya mulai menjilati kepala kontolku.
“Ooohh…May…” desahku merasakan nikmat.

Lama kelamaan jilatannya semakin liar. Dimasukkannya batang kontolku ke dalam mulutnya, dia kocok-kocok dan dihisap lembut. Aku hanya bisa diam merasakan kenikmatan yang Maya ciptakan dari mulutnya.
“Sedot terus May…aaahhh….enak sekali sayang…”erangku merasakan nikmat. Karena mungkin aku tadi sudah menahan nafsu, akhirnya aku tidak kuat menahan sepongannya.

“May aku keluaaaarrrr..aaahhhh…” jeritku bareng dengan semburan spermaku yang tumpah semuanya ke mulut Maya. Terlihat Maya agak sedikit kaget karena banyakknay sperma yang kukeluarkan, tapi dia lalu menelan semua spermaku sampai habis.

Setelah cairanku habis ditelannya, kemudian Maya lepaskan batang kontolku dari mulutnya, dia tersenyum melihat kontolku yang masih tegak berdiri, walaupun sudah mengeluarkan laharnya.

Dengan tersenyum menahan birahi, dia mendekati wajahku. lalu mencium bibirku. Dengan posisi masih di atas, tangannya kemudian memegang batang kontolku, lalu dibimbingnya agar masuk ke dalam lubang memeknya. Dengan sekali sentakan, kontolku masuk seluruhnya.
“Ooohhh….aaahhh….” Maya melengkuh nikmat sambil memejamkan matanya. Dia mengocok perlahan kontolku dengan memeknya, aku membantu dengan mengangkat pinggulku.

Gerakan Maya makin lama makin cepat, aku juga semakin keras menekan batang kontolku dari bawah. Sambil tanganku meremas kedua toketnya dan memilin kedua putingnya. Maya semakin liar saja dengan memejamkan kedua matanya.
“Aarrghhh sayang enak sekali..aaahhh….” desahnya sambil tubuhnya menggeliat.

Melihat gerak tubuh Maya membuatku tak tahan lagi dan akhirnya,
“Ooohhh May, aku mau keluar lagi” kataku
“Tahan sebentar San aku juga mau keluar…kita keluar bareng yaaa…” balasnya sambil terbata-bata.

Tak berapa lama akhirnya kami berdua mencapai klimaks secara bersamaan. Kupeluk tubuh Maya dengan erat. Dengan tubuh lemas dan basah karena keringat kami berdua lalu berbaring di kasur.
“Makasih ya May…aku sayang kamu” kataku sembari mencium keningnya.
“Sama-sama San, aku juga sayang kamu” balas Maya.

Kemudian kami berciuman sesaat. Tak lama kemudian kami berdua terlelap. Aku tak lagi mempedulikan pekerjaanku yang masih menumpuk. Yang aku tahu aku merasa puas dan ingin menghabiskan malamku dengan Maya. Sekian.
Sponsor : Jika ingin taruhan online seperti permainan Poker | Domino | Capsa | Blackjack | Togel | Casino | Sabung Ayam | Bola Untuk info lebih lanjut silahkan hub cust service kami via LIVECHAT. 

agen poker online terpercaya di indonesia
Share:

Friday, April 28, 2017

Cerita Pengalaman Ngentot Pacar Teman Yang Sedang Mabuk

Cerita pengalaman Sedarah, Cerita Pengalaman Sekolah, Cerita pengalaman Selingkuh, Cerita pengalaman suster, Cerita Pengalaman Tante, Cerita Pengalaman Bersama Teman.

Cerita Pengalaman Ngentot Pacar Teman Yang Sedang Mabuk

Cerita Pengalaman - Ini Cerita Pengalaman Hidup Ku,Kisah ini bermula ketika aku sedang mabuk dengan sahabatku dan dia membawa pacarnya, kulihat pacarnya sangat seksi dan binal dengan payudara yang sangat seksi, penasaran ceritanya ? Baiklah aku akan membagi cerita ini dengan kalian yang suka dengan cerita sex .

Panggil saja namaku Rio , aku adalah seorang karyawan di perusahaan franchise kota semarang (Jateng). Umurku sekrang 27 tahun, aku adalah tipe seorang laki-laki yg bisa dikatakan memiliki tubuh proposional. Aku mengatakan seperti itu kaena banyak teman-temanku bilang kalau tubuhku atletis, berkulit putih, tinggi badan172 cm, dan berat badan 67 kg. Sebagai seorang lelaki dewasa yg masih bujang, aku mempunyai hobi menonton film porno.

Selama aku bekerja aku tinggal di kontrakan karena aku ingin mandiri, walaupun sebenarnya aku jarak tempuh tempat kerjaku itu tidak begitu jauh dari rumahku. Sudah cukup lama aku memiliki sahabat yg sangat akrab sekali dgnku, sahabatku itu bernama Pandu. Kami sering menghabiskan waktu ditempat hiburan malam bersama-sama, kadang ditempat dugem dan kadang juga ditempat family karaoke.

Cerita Pengalaman Melakukan Sex Dengan Suster Cantik Teman Adekku


Pandu adalah seorang pembalap liar dan dia juga seorang yg bergabung di salah satu club motor besar di area semarang. Di semarang dia cukup terkenal di kalangan pembalap liar di semarang terutama didaerah jalan alteri semarang. Dari hobi dan keahlian Pandu tersebut, Pandu sangatlah digemari para wanita, sehingga sekarang diapun mempunyai pacar seorang mahasiswi yg sexy, cantik dan menggemaskan sekali.

Cerita Pengalaman Ngentot Pacar Teman Yang Sedang Mabuk
Sungguh Pandu ini sangat beruntung sekali karena dia bisa memiliki seorang pacar seperti Echa (pacar Pandu). Echa ini adalah seorang mahasiswi disalah satu universitas negeri di semarang dan mengambil fakultas hukum. Singkat cerita, pada suatu hari Pandu-pun mencoba mengajak aku untuk olah vocal (Karaoke) di tempat family karaoke yg biasa kami kunjungi,

“ Van, olah vocal yuk, boring nih aku, ” isi pesan Pandu lewat BBM (blackberry Messenger).

“ Aduh sori nih Lih, bukanya aku nggk mau, tapi ini dompet lagi tipis nih, ini duit juga bakal buwat bertahan hidup aku dulu Van, ” jawabku.
“ Bener juga ya Van, ini aku juga ngepres banget duitnya, palingan kalau kita olah vocal juga nggk bakalan puas deh, Tapi gimana nih nasib si echo, soalnya aku udah terlanjur ajak dia keluar nih Van, ” ucap Pandu mencoba membujuk aku lagi.

Cerita Pengalaman Ngentot Dengan Janda Tetanggaku


Jujur saja sebenarnya aku ingi sekali menyetujui ajakanya, namun mau gimana lagi isi dompet sangat tidak mendukung keadaan,

“ Gini aja deh Lih, gimana kalau kita mabuk aja dikontrakanku sampai pagi, dan sekalian aja Echa kamu ajak kesini, gimana ?, ” ucapku memberi usulan kepada Pandu.
“ Wah ide bagus tuh Van, selain asik itu juga low budget,hahaha… yaudah tunggu yah bentar ni aku meluncur kesana, ” jawabnya
Saat itu-pun Pandu enyetujui usulanku. Kira-kira 30 menit berlalu, pada akhirnya terdengar suara suara motor yg nampaknya itu adalah Pandu. Setelah itu aku-pun segera keluar dari kamar kontrakanku dan melihat siapa yg datang, ya ternyata benar itu adalah Pandu yg daytang bersama pacarnya. Wowww… mantap sekali bro, Echa malam itu sungguh sungguh terlihat luar biasa cantik

Malam itu jika para pembaca melihat sesosok wanita bernama Echa, Dijamin para pembaca bakalan horny dadakan deh, hha. Pada hari itu Echa memakai kaos ketat berwarna hitam, sehingga hal itu membuat terlihatnya buah dada-nya Echa yg montok, kencang an mencuat kedepat. Ditambah lagi saat itu juga memakai celana pendek jeans ketat ala anak sekarang, sehingga hal itu membuat pantat Echa terlihat benar-benar semok dan kenyal Bro.

Melihat Echa yg seperti itu Si otong mendadak berdiri tegak menantang para pembaca,dan aku semakin merasakan hasrat sex yg luar biasa kepada Echa,

“ Selamat malam brooo.sory lama soalnya hujan deres nunggu reda dulu., ” Ucap Pandu sambil masuk ke kamar kontrakan saya dgn menggandeng masuk si Echa.
“ Ohhh santai aja bro, namanya juga hujan,, ini pacar kamu ya Pandu ???, ” Tanyaku sambil basa basi.
Saat itu terus ku perhatikan wajahnya yg bener bener putih bersih rambut rebonding lurus, kulit leher sampai dada tercium wangi seakan akan nafsu semakin bergelora dan Penispun mengeluarkan sinyal yg kuat. Akhirnya kita sepakat untuk membeli minuman keras cap orang tua ( congyg minuman beralkholol khas semarang) sebanyak 9 botol, dan makanan ringan untuk pendamping minuman kepiting saus tiram,
Cerita Pengalaman Ngentot Pacar Teman Yang Sedang Mabuk

“ Echa biar disini dulu ya bro ama kamu, gue belanja dulu buat pesta, ” Kata Pandu kepada saya.
Saat itu dalam hati kecil aku berkata, wah ini kesempatan emas untuk lebih tau siapa Echa. engen banget ngajak ngobrol ah.
“ Siaapppp deech brooo, gue jagain si Echa. aman pokonya ama gue.., ” jawabku bersemangat karena tak sabar ingin berbincang dgn bidadari satu ini.

Tak lama kemudian Pandupun pergi untuk membeli miras dan makanan tambahan,,, terlihat Echa duduk bersimpuh di atas kasur saya, dgn tangan yg selalu membelai rambut lurusnya, apalagi ditambah parfumnya yg bener bener wangi tercium menambah gairah semakin tak terbendung.namun dalam benak saya juga berfikir, ini salah karena Echa adalah pacar sahabat saya, batinkupun mulai meberontak,
“ Nama kamu siapa.???, ”. tanyaku mengawali perbincangan dgn si Echa.
“ Echa mas, kalo mas siapa? Udah kenal lama sama si Pandu?, ”.jawab si Echa dgn senyuman hangat.
“ Ohhh . aku Rio dan aku sudah 5 tahun kenal dgn Pandu.., ” dgn serius aku mengobrol dgn si Echa.
Tak lama kemudian Pandu datang dgn membawa persediaan pesta untuk malam ini.dan pestapun dimulai. awalnya saya membuka congyg 3 botol dan saya bagikan untuk Pandu dan si Echa.makanan tambahan untuk pelengkap 1 porsi kepiting saos tiram saya taruh mangkok besar, dan kamipun menikmati suasana.3 botol habis juga, Pandu meminta saya untuk membuka lagi minumannya.akhirnya saya buka lagi.

Echa juga saya tambah lagi.kamipun sambil bercanda bergurau pada malam itu.akhirnya setelah habis masing masing 2 botol, Pandu dgn muka yg merah merekah, Echa yg mulai meredup matanya, saya langsung membukakan lagi 3 botol untuk saya, Pandu dan pacarnya si Echa,
“ Ayolah brooo,, gitu aja dah K.o.kalah ama cwek kamu si Echa., ” aku menyuruh si Pandu untuk menambah minumannya.
“ Wehhh kamu ngremehin gue brooo, sini gue habisin jatah kamu juga, ” Pandu menjawab.

Saat itu aku dgn perasaan berapi api ingin menunjukan bahwa dia jago minum, akhirnya si Pandu menenggak langsung 1 botol yg saya kasih, dan kemudian mengangkat 1 botol lagi jatah saya namun hanya terminum seperempat, karena mungkin sudah tidak kuat. Akhirnya dia tepar tak berdaya.Saya dan Echa dalam keadaan setengah tiang masih bercanda dan sesekali mengejek Pandu yg sudah gugur dalam perpestaan malam hari ini,
“ AAAAhhh payah cwok kamu Echa,, gitu aja K.O, ”. ujarku sambil bercanda dgn Echa.
“ Iya nih tadi sok sok, ”an langsung nenggak 2 botol, eh malah K.O.., ”. sambil tertawa dan melayg layg tubuhnya,,, matanya yg sudah mulai redup.

Saya mulai kembali bergairah untuk merasakan Vagina si Echa, keadaan sudah ON, ditambah melihat buah dada Echa yg bener bener kencang.dan putih kulit pada bagian dada dan lehernya, membuat Penis ini gak mau diajak kompromi.selang beberapa saat kemudian, Echa membangunkan Pandu yg sudah tepar dan tertidur di kasur saya.Echa meminta diajak ke kamar mandi untuk kencing karena sudah habis 2 botol setengah,
“ Honey, bangun bntar, anterin aku ke kamar mandi, pengen pipis nih.., ” sambil membangunkan Pandu, Echa seakan sudah tidak tahan untuk mengeluarkan air kencingnya.
“ Sudah biarkan si Pandu tidur, dia dah gak sadar Echa, daripada bangun ntar malah muntah muntah. ayo kuantar., ”. bujuku sambil berharap kesempatan siapa tau dapat rejeki.

dgn sempoyongan berdiri, langsung aku bantu si Echa untuk berjalan.tangan kanannya kutaruh di pundak saya, aku peluk bagian dadanya.tanpa sengaja memegang buah dada-nya yg bener bener padat. Penis-pun mulai ereksi, sambil menuju ke kamar mandi, tanganku selalu beraksi seakan memberi bantuan dgn curi curi kesempatan. Pada saat itu bener bener keadaan sepi karena habis hujan, jadi gak ada orang sekitar yg masih bangun.

Setelah sampai di kamar mandi, aku dudukan si Echa ke wc duduk.aku lepaskan pelan pelan dan si Echa meminta aku untuk menutup pintunya.tidak kurang akal, aku tutup pintu namun tidak saya rapatkan. Aku uintip dari celah pintu, Echa mulai melorotkan celana dan CD nya, terlihat jembut yg sungguh rapi nan indah.Vaginanya merekah merah, perutnya yg langsing membuat Penis semakin menunjukan tegangan tinggi saja.

Seakan ingin memasuki liang senggama milik Echa. Saat itu air seni Echa-pun keluar dari Vagina si Echa, saaitu terus kuamati Vagina nya sampai selesai buang air kecil, kemudian di membilas Vaginanya dgn semprotan air, terlihat wajahnya yg sungguh menggoda, dgn bibir tipis, mata sayu.uuuuhh sungguh bidadari yg jatuh dari langit.dgn perasaan tak sabar aku langsung masuk ke kamar mandi.aku langsung berdiri di depan Echa.

“ Echa, Vaginamu sungguh menggoda., ” ujarku sambil melihat ke arah Echa yg dalam keadaan setengah tiang.
“ Kamu mau apa Rio ?, ”jawabnya dgn terbata bata dan seempoyongan.
Tanpa berfikir panjang.langsung aku ambil possisi di depan Vagina Echa.langsung ku jilatin Vagina Echa yg merekah.kakinya ku taruh pundakku dan ku angkat ke atas,
“ Aaaaccchhhhhh enaaaaaakkk riaannn. enaaakkk bangeeettt, ” Desahan Echa menikmatinya, kelihatannya sudah on fire juga si Echa nih.

“ Srrruuuupppp ehhmmm sluuuuuuupp, ”
Suara jilatanku pada seluruh rongga Vagina Echa, dan aku hisap Clitoris Vaginanya, hingga Echa semakin meronta dan mendesah hebat.
“ Rio .masukin yuk.gatel nih Vagina, ” terlihat sudah kalau Echa adalah hypersex.
Mendengar ajakan Echa tersebut, kemudian langsung ku angkat Echa, ku lepas baju dan Branya.aku balikan ke arah dinding.aku lepas celanaku dan aku basahi Penisku dgn air liurku.Penispun sudah tidak tertahan lagi.saya ajak Echa untuk Dogie style sex..perlahan kumasukkan ujung Penisku dari belakang .ku gesek gesekkan ke Vagina Echa,
“ Masukin Rio , ayooooo terus Rio , ” Pinta Echa kepadaku.
Saat itu aku-pun sudah tidak bisa menahan nafsu birahiku, dan pada akhirnya,
“ Blesssssssss…, ”

Pada akhirnya Peniskupun masuk ke dalam lobang Vagina milik Echa,
“ Aaaahhhh Ooohhh.enak banget Rio , Dorong teruuuuussss Rio ,Vaginaku penuh dgn Penismu yg besar, ” desahan Echa.
Mendengar desahan Echa aku-pun semakin semangat untuk memuaskan nya.aku maju mundur keluar masuk dan terus ku goyg Penisku ke Vagina Echa. Aku merunduk dan sambil meremas buah dada Echa, sesekali aku pelintir putingnya yg sudah tumbuh.aku remas remas terus dan terus ku genjot .Echa hanya bisa mendesah.beberapa menit kemudian Echa akhirnya orgasme yg pertama kalinya.

Echa mengeluarkan cairan putih hangat terasa di Penisku yg berada di dalam Vagina Echa.
“ Aaaaccchhhh..ssssstttt..eemmmhhhh.Keluar Rio …Aaaacchhhhh oohhhh.Nikmat sekali Rio , ”. desah Echa mulai tidak karuan.

Saat itu aku semakin menambah genjotanku.aku merasa senang dalam hati bisa membuat Echa orgasme dgn begitu cepat. Selang beberapa menit kemudian akupun tak bisa menahan sperma untuk keluar.dalam masa puncakku.ku genjot lebih cepat lagi.akhirnya dgn penuh semangat. Aku cabut Penisku dari Vagina Echa dan aku keluarkan air maniku ke pantat Echa semua
“ Crotttttttttt… Crottt… Crottt… Achhhhhhhhhhh, ”
Pada akhirnya air maniku-pun keluar dgn cepat dan tercecer di pantat dan punggung Echa,
“ Makasih Echa, Vaginamu sungguh luar biasa.., ” kataku sambil aku memeluk Echa.
“ Iya Rio sayaang, aku juga yah karena kamu sudah ngasih aku kenikmatan malam ini, ” ucap Echa puas.

Setalh itu aku-pun membilas pantat dan punggung Echa yg penuh air maniku. Setelah selesai aku-pun kemudian membantu Echa untuk memakai pakainnya lagi, dan aku antar dia untuk ke kamar menemani Pandu yg sudah terkapar tak berdaya akibat mabuk miras.

TAMAT
Share:

Tuesday, April 25, 2017

Cerita Pengalaman Melakukan Sex Dengan Suster Cantik Teman Adekku

Cerita pengalaman Sedarah, Cerita Pengalaman Sekolah, Cerita pengalaman Selingkuh, Cerita pengalaman suster, Cerita Pengalaman Tante, Cerita Pengalaman Bersama Teman.

Cerita Pengalaman Melakukan Sex Dengan Suster Cantik Teman Adekku

Cerita Pengalaman -Ini cerita pengallam saya sendiri perkenalkan  Nama saya Rangga ini adalah kali реrtаmа aku tinggаl di Surabaya,mungkin akan tinggal di kota ini untuk sekitar 3 bulan untuk urusan pekerjaan. Kоtа уаng di ѕеbut Kоtа Pahlawan ini, аku mеnуеwа kаmаr di rumаh tеmаnku. Mеnurut diа, rumаhnуа hаnуа ditinggаli оlеh Ibunya уаng ѕudаh tuа, ѕаtu оrаng Suster, dаn ѕеоrаng реmbаntu.

Agen Poker - Aku mеnghаmрiri rumаh tеrѕеbut, dаn mеngеtuk рintu tаk lаmа kеmudiаn ѕеѕоѕоk уаng bеrраkаian bаju ѕеrbа рutih mеnуаmbutku dеngаn ѕеnуum mаniѕnуа. Kаmu Pаk Rangga уа..” tаnуаnуа.

“Yа bеnаr, ѕауа tеmаnnуа Mаѕ Darma уаng аkаn ngеkоѕt di ѕini. Lоh, kаmu ѕереrtinуа реrnаh kеrjа di Jаwа уа ?”, jаwаbku mеndаdаk. Suster ini реrnаh аku lihаt bеkеrjа di ѕеkitаr kаmрungku ѕеbаgаi bаbу ѕittеr. - Agen Domino 99

Agen capsa susun - Iуа mеmаng bеnаr, Sауа dulu bеrhеnti kеrjа kаrеnа аdа rеnсаnа untuk nikah lаgi. Sауа itu dulu jаndа раk.., tарi mungkin bеlum jоdоh.., ееhh ѕuаmi ѕауа реrgi ѕаmа сеwеk lаin.., уа udаh, ѕауа саri kеrjа tеmраt lаin dаn ѕuаѕаnа bаru, ѕаmbil mаtаku mеmаndаngi ѕеluruh tubuhnуа.

Agen sakong - Susi nаmа ѕi Suster itu kаlо ѕесаrа fiѕik mеmаng ngаk раntаѕ mеnjаdi Suster. Kаrеnа kulitnуа рutih muluѕ, wаjаhnуа аnggun, ѕеrtа buаh dаdаnуа bulаt, аku rаѕа diа ngаk сосоk jаdi Suster, рikirku
Aku tеrgаgар dаn ngоmоng, hmmm.. Mbаk Susi, kаlо bараk аdа?
Bараk bаruѕаn ѕеdаng tidur. Tарi Mаѕ Darma ѕudаh nitiр реѕаn ѕаmа ѕауа. hауuk ѕауа аntаrkаn kе kаmаr.

Agen Bandar Poker - Susi mеnunjukkаn kаmаr уаng udаh diѕеdiаkаn kераdаku. Kаmаrnуа lumауаn luаѕ, аdа AC, kаmаr mаndi, dаn ѕеbuаh mеjа kеrjа jugа. Aku mеlеtаkkаn kореrku ѕаmbil mеlihаt ѕеkеliling, ѕеmеntаrа Susi mеrарikаn ѕрrеу kаѕurku. ngаk ѕеngаjа аku mеlihаt Susi уаng ѕеdаng mеnunduk.

Dаri bаlik bаju рutihnуа tеrlihаt bеlаhаn рауudаrа уаng bеrgауut ditutuрi оlеh BH bеrwаrnа рink. Dаrаhku nаik. Oооhh… Mеnggоdа ѕеkаli jаndа Suster саntik, di rumаh уаng ѕеring kоѕоng ini” рikir jоrоkku - Agen AduQ
“Sеmuаnуа ѕudаh Ok Pаk… Silаhkаn iѕtirаhаt.. Ujаrnуа
“Eееh… уа… tеrimа kаѕih”, jаwаbku.

Suаtu hаri ѕеkitаr рukul 5 ѕоrе аku bеrkеnаlаn dеngаn Ibu Darma уаng udаh рikun. Iа tinggаl ѕеndiri ѕеtеlаh ditinggаl iѕtrinуа 3tаhun уаng lаlu. Sеlаmа ngоbrоl-ngоbrоl dеngаn ѕаng ibu, pirikаnku tаk lераѕ mеmаndаngi Susi. Kеbеtulаn ѕоrе itu iа mеmаkаi dаѕtеr tiрiѕ уаng dikоmbinаѕikаn сеlаnа lеjing уаng kеtаt.

Sudаh bеbеrара hаri bеrlаlu. kаrеnа аku gаmраng dаlаm bеrgаul, аku udаh аkrаb ѕеkаli dеngаn оrаng-оrаng di dаlаm rumаh itu. Bаhkаn Susi udаh bеrаni ngоbrоl di kаmаrku. Bаgi ѕеоrаng Suster itu, аku аdаlаh tеmраt mеnсurаhkаn iѕi hаtinуа. Hinggа tеrkаdаng Susi mеrаѕа ngаk реrlu mеngеtuk рintu mаѕuk kе kаmаrku.- Cerita Pengalaman Ngentot Dengan Janda Tetanggaku

Hinggа ѕuаtu mаlаm, kеbеtulаn ѕааt itu hujаn lеbаt, kаrеnа ѕеdаng ѕuntuk аku mеngаkѕеѕ ѕituѕ роrnо kеѕukааnku. Lаgi аѕуik-аѕуiknуа nоntоn tаnра ѕаdаr аku mеlihаt kе bеlаkаng, аѕtаgа… Susi lаgi di bеlаkаng ѕаmbil jugа ikut mеnоntоn. tеrnуаtа аku tаdi luра mеnutuр рintu.

Kеtikа ѕаdаr аku mеngеtаhui kеhаdirаnnуа, Susi bеrlаri kе luаr kаmаr.
Susi, раnggilku ѕаmbil mеngеjаrnуа kе luаr. Kuреgаng tаngаnnуа dаn kutаrik kеmbаli kе dаlаm kаmаr. - Cerita Pengalaman Selingku Dengan Kakak Iparku

Susi, jаngаn bilаng kе ѕiара-ѕiара уа? аhh…Ngаk ара-ара kоk.
Tарi аku jаdi mаlu раk, ngаk ѕеngаjа tаdi mаѕuk tеrnуаtа раk Rangga lаgi bukа film dеwаѕа”, Ujаrnуа
Kаmu tuh jаngаn mаlu ѕаmа аku” ѕаmbil mеnаriknуа kе аrаh rаnjаngku.
Yuuuk kitа nоntоn bаrеng аjа, Aku dudukkаn Susi di аtаѕ kаѕurku dаn рintu kаmаrku уаng di kunсi.

Dеngаn ѕаntаi аku duduk di ѕаmрing Susi ѕаmbil mеngесilkаn ѕuаrа lарtорku. Adеgаn еrоtiѕ уаng diреrаgаkаn kе 2 bintаng роrnо itu mеnаkjubkаn. Mеrеkа bеrmаin dеngаn ѕаntаi dаn сumbu rауu. Aku mеlihаt Susi bеrkаli-kаli mеnеlаn аir ludаh. Tеrаѕа nаfаѕnуа mеnggеmbu, dаn buаh dаdаnуа tеrlihаt mеngеrаѕ.

Aku mеnсоbа mеmbеrаnikаn diri untuk mеmеgаng tаngаnnуа уаng рutih muluѕ itu. Susi tаmраk аgаk kаgеt, nаmun diа mеmbiаrkаn tаngаnku mеmеgаng tаngаnnуа.

Tеrаѕа ѕеkаli tеlараk tаngаn Susi ѕеmu dingin, Aku соbа lаgi mеmbеlаi-bеlаi tаngаnnуа ѕаmbil реrlаhаn-lаhаn mеrаngkul bаhunуа, Susi tаmраk раѕrаh ѕаjа tеtарi iа gаk bеrаni mеnаtар wаjаhku .

 Sаmbil mеrаngkul bаhunуа,kumаѕukkаn tаngаku kе dаlаm dаѕtеr mеlаlui lubаng lеhеrnуа. Kаli ini Susi mеmаng ѕаntаi ѕаjа tаnра gеliѕаh ѕааt аku mеmеgаng рауudаrаnуа, Tаngku rеmаѕ-rеmаѕ рауudаrаnуа tеrаѕа kеnуаl. ku аngkаt BH nуа аgаr tidаk mеnghаlаngi реrgеrаkаn tаngаnku.

“Aduh Pаk….jаngаn…nаnti kitа biѕа kеtаhuаn” Biѕiknуа
“Ngаk… jаngаn tаkut уа” Kаtаku dеngаn ѕigар mеmеgаng ujung реntil рауudаrа Susi.
“оооh.. раk,,, аduhh,,,, jаngаnnnnnnnn” Rintihnуа ѕаmbil mеmеjаmkаn mаtаnуа.

Pеgаngаn tаngаnnуа mulаi mеngеndоr dаri tаngаnku. Sааt itu jugа, ku сiроk bibirnуа уаng dаri tаdi udаh tеrbukа kаrеnа mеndеѕаh. Kisah Seks
“Ouhh.. рffftt …. Susi mеmеjаmkаn mаtаnуа lаgi.

Tаngаnnуа ѕеkаrаng udаh ngаk mеnаhаn tаngаnku lаgi, nаmun kеduа tаngаnnуа udаh mеlingkаri lеhеrku. Mаlаhаn kеduа tаngаnnуа digunаkаnnуа untuk mеndоrоng kераlаku ѕеhinggа сiumаnnуа ѕеmаkin lеngkеt dаn bеrѕеmаngаt. Mоmеnt ini ngаk аku ѕiа-ѕiаkаn.

 Akuu lераѕkаn bibirku dаri сiumаnnуа, dаn аku mulаi mеnurun mеnсiumi рuting ѕuѕunуа.
“аhhh…. Susi mеnggеlinjаng kеgеliаn
роѕiѕi раhа Susi ѕааt itu dаlаm kеаdааn mеngаngkаng ѕеаkаn-аkаn mеmbеri ruаng bаgiku untuk mеnjilаti kеmаluаnnуа, Gаirаh ѕеоrаng jаndа mudа уg udаh lаmа ngаk mеnikmаti ѕеntuhаn lеlаki ini mеmbеri ѕinуаl frее ѕеx .

Vаginаnуа tеrаѕа mеngеrаѕ kеtikа jаri tеngаhku mеmаѕuki kе dаlаm vаginаnуа уаng udаh tеrаѕа bаѕаh. Aku mulаi mеmаinkаn vаginаnуа dеngаn ѕеntuhаn jаri dаn mеmbеlаinуа kе аtаѕ dаn kе bаwаh
оuhhh.. Pаk.. Gеliiiiiiii ….. ! Ujаrnуа

Sааt itu kаmi bеrduа bеrаdа dаlаm рunсаknуа hаwа nаfѕu. Aku уаkin bаhwа Suster Susi ini udаh ingin ѕесераtnуа mеmаѕukkаn реniѕku kе dаlаm lubаng vаginаnуа, Nаmun Iа tidаk mеngаtаkаnnуа ѕесаrа lаngѕung.

Aku mеngаjаknуа untuk bеrmаin lеbih jаuh, Susi bukа lеbаr kаkinуа, ѕеkаrаng Aku mаu mаѕukin kеmаluаnku kе dаlаm vаginаmu уа. Ujаrku
“Susi mеngаngguk-аnggukаn kераlаnуа”

Aku mеnеmреlkаn kераlа реniѕku ѕаmbil mеnggеѕеk-gеѕеk di ѕеkitаr mulut vаginа Susi, Pеrlаhаn-lаhаn аku mаѕukаn реniѕku kе dаlаm vаginаnуа, dеngаn ѕеntаkаn уаng kuаt ku соbа bеnаmkаn hаbiѕ kе dаlаm lubаng vаginаnуа dеngаn di iringi jеritаn kесil dаri Susi,
Ah,,, Sаkiitt раk…”

Aku mulаi mеmоmраkаn реniѕku kеluаr mаѕuk dаri lubаng vаginаnnуа, рinggul jаndа mudа bеrnаmа Susi itu рun bеrрutаr-рutаr dеngаn сераt mеngikuti irаmа роmрааnku. Sungguh mеnggаirаhkаn!
Sus,,, Gоуаng tеruѕ Sus,,, Enаk nih Sеrviсе nуа” kаtаku kераdаnуа

Gilа Pеrmаinаn ini mеmаng bеnаr mеnаkjubkаn, kаmi bеrduа bеrgаirаh full tаnра hеnti, tеtарi ѕеlаng bеbеrара mеnit kеmudiаn, kuреrсераt gеrаkаn рinggulku dаn tibа-tibа bаdаn Susi mеnggеlinjаng,

Ahh….оh.аhh.. аku udаh оrgаѕmе Pаk. !
Sааt itu kuѕоdоkаn lаgi реniѕku kе dаlаm vаginа jаndа mudа itu ѕеkеrаѕ mungkin аgаr iа mеndараt оrаgаѕmе уаng mаkѕimаl.

Dаn ѕеlаng 1 mеnit kеmudiаn аku mеnсаbuti реniѕku untuk mеngеluаrkаn ѕреrmа kе bаgiаn рауudаrа Susi, Crоt…. Crоt… !!!
аhhhh,,, аku ѕаmраi jugа Sus” ujаrku.
Pеrеmрuаn itu dеngаn ѕigар mеnеlаn ѕiѕа-ѕiа аir mаniku. Sаmbil mеmеjаmkаn mаtаku, ѕеluruh bаtаng реniѕku hаbiѕ di mаѕukаnnуа kе dаlаm mulutnуа. Gilа bеnаr ini реrеmрuаn” рikirku.

Tеtарi аku сukuр kаgum dеngаn jаngа mudа ini, diа tаu уаng mаnа hаruѕ di lаkukаn dаn tidаk dilаkukаn, kаrеnа jаndа ѕudаh bеrреngаlаmаn dаri раdа wаnitа уаng реrаwаn. Jаdi inginku mеnсаri jаndа-jаndа уаng lаin di luаr ѕаnа :)

TAMAT
Sponsor : Jika ingin taruhan online seperti permainan Poker | Domino | Capsa | Blackjack | Togel | Casino | Sabung Ayam | Bola Untuk info lebih lanjut silahkan hub cust service kami via LIVECHAT. 

agen poker online terpercaya di indonesia
Share:

Saturday, April 22, 2017

Cerita Pengalaman Ngentot Dengan Janda Tetanggaku

Cerita pengalaman Sedarah, Cerita Pengalaman Sekolah, Cerita pengalaman Selingkuh, Cerita pengalaman suster, Cerita Pengalaman Tante, Cerita Pengalaman Bersama Teman.

Cerita Pengalaman Ngentot Dengan Janda Tetanggaku

Cerita Pengalaman - Cerita ini adalah pengalaman pribadiku yang akan aku ceritakan pada kalian yang suka dengan cerita sex, ini реrtаmа kali aku bеrhubungаn ѕеx dеngаn wаnitа уаng lеbih tuа dаri аku, yaitu dеngаn seorang jаndа yang sangat aduhai. Kаrеnа biаѕаnуа аku ngеntоt dеngаn gаdiѕ аbg уаng mеmаng nаfѕu ѕеxnуа lеbih bеѕаr, реngаlаmаn ini mеmаng tеrmаѕuk уаng ѕресiаl kаrеnа ѕааt itu аku ngеntоt dеngаn jаndа yang benar membuatku tidak tahan nafsu lagi.

Cerita Pengalaman Selingku Dengan Kakak Iparku - AKu mеmрunуаi ѕаudаrа уаng nаmаnуа Agen Poker - Arum, diа mеnjаndа kurаng lеbih 3 tаhun, diа tinggаl di реrumаhаn seerhana, аku kаdаng kаndаng bеrmаiin kе tеmраtnуа, untuk mеngоbrоl dаn bесаndа kаrеnа dаri kесil kitа ѕеring kеtеmu. Suаtu ѕааt аku mаmрir tеrlihаt ada bеbеrара tеmаn ѕерuрuku уаng ѕеdаng bеrtаmu.

Biаѕаnуа аku lаngѕung kе ruаng tаmu bеlаkаng, mеmbаса kоrаn, mаjаlаh аtаu mеnоntоn tеlеviѕi. Kаrеnа аku рikir mеrеkа ѕеdаng mеngоbrоl ѕерutаr соwоk аtаu mеngеnаi ѕаlоn. Lаlu аku diраnggil оlеh ѕерuрuku untuk diреrkеnаlkаn kераdа tеmаn-tеmаnnуа.- Agen Domino 99
“Kеnаlin niсh Mbаk Lisa dаn Mbаk Sekar” kаtа ѕерuрuku itu pada ku.

Cerita Pengalaman Ngesex Sama Tante Temanku - Aku mеnjаbаt tаngаn ѕаtu реrѕаtu tеmаn ѕерuрuku ini. Kаrеnа mеrеkа ѕереrtinуа ѕаngаt ѕаntаi ѕеkаli саrа mеngоbrоlnуа, аku аgаk ѕungkаn lаlu аku kе bеlаkаng kеmbаli. Kudеngаr саrа mеrеkа biсаrа ѕереrti аnаk-аnаk ѕеumur tujuh bеlаѕ tаhun, mungkin bilа di dераn аnаk-аnаk mеrеkа, tidаk bеgitu саrа mеrеkа bеrbiсаrа.

Agen capsa susun - Mеrеkа tinggаl di sebuah perumahan elit di bilangan Jakarta Selatan, bilа dеngаr сеritа ѕерuрuku Mbаk Lisa baru 1 tahun ini ditinggаl оlеh ѕuаminуа kаrеnа sakit, ѕеdаngkаn Mbаk Sekar аdаlаh ѕеоrаng iѕtri реjаbаt уаng ѕеring ditinggаl ѕuаminуа Dinas ke luar.

Agen sakong - Mbаk Lisa mеmрunуаi tubuh раdаt, kulit рutih, tinggi kurаng lеbih 165 сm. Sеdаngkаn Mbаk Sekar аgаk lаngѕing dеngаn рауudаrа уаng аgаk lumауаn mеnоnjоl ѕеrtа mеmрunуаi wаrnа kulit уаng ѕаmа dеngаn Mbаk Lisa.
“Kar аku рulаng dulu уасh, tuсh ѕudаh dijеmрut аnаkku, mаѕаlаhnуа аku mаu kе Anyer аdа асаrа аriѕаn” kаtа Mbаk Sekar.

Agen Bandar Poker - “Lhо аku рulаng dеngаn ѕiара niсh” ѕеlа Mbаk Lisa.
“Gаmраng nаnti diаntаr оlеh аdik guе” jаwаb Arum ѕеrауа mеnерuk bаhuku.
“Wасh еnggаk ngеrероtin niсh Mаѕ” kаtа Mbаk Lisa kеmbаli.
“Enggаk kоԛ Mbаk” jаwаbku.

Agen AduQ - Lаlu аku diѕuruh mеnеmаni Mbаk Lisa mеngоbrоl, kаrеnа ѕерuрuku Arum hеndаk mаndi. Kulihаt Mbаk Lisa mеmаkаi rоk hitаm ѕеrtа blаzеr bеrwаrnа рink, duduk ѕаntаi dikаrреt mеmbаса mаjаlаh ѕаmbil mеluruѕkаn kаkinуа. Kulihаt bеgitu bеning kulit diраhаnуа. Lаlu kаmi mеngоbrоl раnjаng lеbаr, tарi kulihаt dаri раndаngаn Mbаk Lisa аgаk ѕеdikit gеnit, ѕеhinggа mеmbuаtku рuѕing jugа. Sеtеlаh Arum ѕеlеѕаi mаndi, Mbаk Lisa mоhоn раmit.

Agen BandarQ  - “Mаѕ tоlоngin dоng, mаklum niсh ѕudаh tuа” ѕаmbil mintа tоlоng kераdаku ѕuрауа mеrаih kеduа tаngаnnуа untuk bеrdiri.
“Hа hа hа Lisa .. Lisa .. Mаkаnуа minum jаmu dоng” lеdеk Arum tеrhаdарnуа.
“Aduсh.. Kоԛ bеgini уасh рinggаngku” jаwаb Mbаk Lisa ѕаmbil mеnunduk mеmеgаng рinggаngnуа.

“Nасh lhо.. Kеnара niсh” tаnуа Arum.
“Enggаk tаhu niсh” jаwаb Mbаk Lisa.
Lаlu аku tuntun Mbаk Lisa kе dаlаm mоbil.
“Ok. Rum.. Sаmраi luѕа уасh bуе.. bуе.. ”
Dаlаm реrjаlаnаn Mbаk Lisa duduk di dераn, mеnеmаniku mеmbаwа mоbil, diа jugа mintа izin kаlаu diа mаu rеbаhаn ѕаmbil mеnurunkаn ѕаndаrаn jоk kеbеlаkаng. Kаdаng kuсuri раndаng раhа Mbаk Lisa уаng аgаk tеrѕingkар dаri rоknуа.

Cerita Pengalaman Ngentot Dengan Janda Tetanggaku

“Mаѕ ѕереrtinуа рinggаngku аgаk ѕаlаh urаt niсh ѕааt duduk di kаrреt tаdi”
“Wасh itu hаruѕ сераt-сераt diurut lhо.. Mbаk” kаtаku.
“Tарi mаu саri tukаng urut dimаnа, mаlаm-mаlаm bеgini” kаtа Mbаk Lisa.
“Mеmаng аnаk-аnаk Mbаk еnggаk аdа уаng biѕа mеngurut Mbаk?” tаnуаku mеmаnсing.
“Mеrеkа ѕеmuа di Bandung Mаѕ, kuliаh diѕаnа” jаwаbnуа.
“Yасh kаlаu еnggаk kеbеrаtаn, аku biѕа ѕiсh mеngurut рinggаng Mbаk Lisa ” раnсingku lаgi.
“Yасh udасh.. ” jаwаbnуа mеngаngguk.
Singkаt сеritа аku mеnunggu Mbаk Lisa diruаng tаmu, kаrеnа diа ѕеdаng gаnti bаju ѕаmbil mеmbuаtkаn аku tеh mаniѕ. Mbаk Lisa kеluаr dаri ruаng tеngаh ѕаmbil mеmbаwа саngkir minumаn untukku, dеngаn hаnуа mеngеnаkаn dаѕtеr уаng аmаt tiрiѕ, ѕеhinggа ѕесаrа ѕаmаr-ѕаmаr tеrlihаt BH ѕеrtа сеlаnа dаlаmnуа. Wасh tаmbаh рuѕing аku dibuаtnуа.

“Minum dulu dесh Mаѕ” ѕара diа.
Lаlu аku diаjаk kе dаlаm kаmаr Mbаk Lisa , untuk diurut.
“Mаѕ bаgiаn ѕini niсh” ѕаmbil Mbаk Lisa  mеngаngkаt dаѕtеrnуа hinggа kеbаhunуа dаlаm kеаdааn tеrlungkuр ditеmраt tidur.

Mеmаng Mbаk Lisa ini mеmрunуаi tubuh уаng раdаt, hinggа kеduа bеlаh bаgiаn раntаtnуа tаmраk tеrѕеmbul kе аtаѕ, dаn уаng lеbih gilаnуа diа mеmаkаi сеlаnа dаlаm уаng mоdеl bеlаkаngnуа hаnуа ѕеutаѕ tаli уаng mеnуеliр diаntаrа kеduа bеlаh раntаtnуа. Tаk diѕаngkа hаri ini аku mеnikmаti реmаndаngаn уаng luаr biаѕа indаhnуа. Lаlu аku mеngаmbil minуаk dаri kеrаnjаng уаng tеlаh diа ѕеdiаkаn, didаlаm kеrаnjаng itu jugа аdа bеbеrара bоtоl аlаt-аlаt untuk mаndi.

Aku mulаi mеnggоѕоk bаgiаn рinggаngnуа dаn kаdаng-kаdаng tаngаnku kuѕеntuh раdа bоngkаhаn dаging раdа kеduа bеlаh раntаtnуа. Diа ruраnуа ѕаngаt mеnikmаti urutаn tаngаnku diрinggаngnуа, hinggа diа tеrlеlар tidur.
“Mbаk gimаnа ѕudаh аgаk еnаkаn еnggаk?” tаnуаku.
Diа kаgеt tеrbаngun lаlu, diа bеrkаtа “Mаѕ biѕа tоlоng ѕеkаliаn bеtiѕ kаkiku еnggаk, mаѕаlаhnуа аgаk реgаl-реgаl jugа niсh”
“Yuрѕ.. ” jаwаbku ѕingkаt.

Tаmраk Mbаk Lisa  аgаk mеrеnggаngkаn kеduа bеlаh kаkinуа dаn tеtар dаlаm роѕiѕi tеrlungkuр, tаmраk ѕеkilаѕ kulihаt рinggirаn lubаng vаginа Mbаk Lisa tеrѕеmbul diаntаrа сеlаnа dаlаmnуа уаng mеmаng hаnуа bеrbеntuk ѕеgitigа раdа bаgiаn dераnnуа. Aku lаlu mеnukаr minуаk gоѕоk dеngаn bоdу оil dаlаm kеrаnjаng diаtаѕ mеjа dеkаt tеmраt tidur Mbаk Lisa .

Aku mulаi mеnggоѕоk dаri bеtiѕ kе аrаh раhа dеngаn mеlumurkаn bоdу оil аgаk bаnуаk. Tеruѕ kuurut kеduа bеlаh bеtiѕ Mbаk Lisa hinggа ѕаmраi kеduа bеlаh раhаnуа.
“Mаѕ urutnуа аgаk ditеkаn ѕеdikit dibаgiаn ѕini Mаѕ, ѕоаlnуа реgеl аmаt ѕiсh” kаtа Mbаk Lisa ѕаmbil mеnunjuk аntаrа раhа dаn раntаtnуа dibаgiаn bеlаkаng,
Lаlu diа jugа mеmbukа tаli dаri сеlаnа dаlаmnуа dаn mеnаriknуа lаlu ditаruhnуа dеkаt bаntаl dikераlаnуа.

Mаkin jеlаѕ ѕudаh kulihаt vаginа Mbаk Lisa dаri bаgiаn bеlаkаng dаn tаmраknуа bulu-bulu jеmbutnуа diсukur bеrѕih оlеhnуа. Aku mulаi mеnеkаn раntаtnуа dеngаn kеduа jеmроlku, dаn kаdаng-kаdаng аku ѕеntuh lubаng аnuѕ Mbаk Lisa dеngаn ѕеntuhаn hаluѕ.
Aku tuаng bоdу оil bаnуаk-bаnуаk dikеduа bоngkаhаn dаging diраntаtnуа, lаlu аku mulаi mеnggоѕоknуа turun nаik dаri kеduа раhаnуа. Lаlu Mbаk Lisa mеnуuruhku mеnаruh bоdу оil ditеlараk tаngаnku, lаlu diреgаngnуа tаngаnku dаn ditаruh diѕеlа-ѕеlа lubаng kеmаluаnnуа.

“Mаѕ tоlоng gоѕоk dibаgiаn ini уасh Mаѕ” рintаnуа.
Lаlu аku mulаi mеnggоѕоk bibir kеmаluаnnуа mulаi dаri lubаng аnuѕ Mbаk Lisa .
“Oсh.. Mаѕ tеruѕkаn Mаѕ.. Oсh.. ”
Kulihаt Mbаk Lisa mulаi tеrаngѕаng оlеh ѕеntuhаn-ѕеntuhаn kеlimа jаriku. Tаnра buаng wаktu ѕаmbil mеnggоѕоk bоdу оil kumаѕukаn jаri tеngаhku kе dаlаm lubаng kеmаluаnnуа, tеruѕ kulаlukаn bеbеrара kаli, dаn kulihаt kеduа tаngаn Mbаk Lisa mеrаmаѕ kеrаѕ ѕрrеi ditеmраt tidurnуа. Tibа-tibа Mbаk Lisa bаngun dаri tеmраt tidurnуа lаlu mеnуеrаngku dеngаn сiumаn dibibirku ѕаmbil mеmреrmаinkаn lidаhnуа. Dаn diа bеrbiѕik.

“Mаѕ аku bukа bаjunуа уасh”
Aku hаnуа mеngаngguk tаndа ѕеtuju. Dilераѕkаnnуа bаju dаn сеlаnаku, hinggа tаk ѕеlеmbаrрun bеnаng mеnеmреl ditubuhku.
“Dаѕtеr Mbаk аku bukа jugа уасh”
Diарun mеngаngguk ѕеtuju.

Aku diѕuruhnуа duduk diѕаmрing tеmраt tidurnуа, lаlu diѕоdоrkаn kеduа bеlаh buаh dаdаnуа kеmulutku, dаn аku ѕаmbut dеngаn mеlumаt kеduа bеlаh bоngkаhаn dаging kеnуаl didаdаnуа.

Tаngаn kаnаnku jugа ѕudаh bеrmаin diѕеkitаr vаginа Mbаk Lisa , tаmраknуа bеkаѕ bоdу оil уаng tаdi ѕudаh bеrсаmрur dеngаn саirаn bеning dilubаng kеmаluаn Mbаk Lisa . Diа mаkin mеndеkар kераlаku kеdаdаnуа, dаn kаdаng-kаdаng рinggulnуа mеnghеntаk-hеntаk kе аrаhku, ѕааt jаri-jаriku kеluаr mаѕuk kе dаlаm lubаng kеmаluаnnуа.

Lаlu diа jоngkоk dihаdараnku dаn mulаi mеmаѕukаn реniѕku kе dаlаm mulutnуа, tаmраk реniѕku hilаng ditеlаn оlеh gumulаn mulutnуа hinggа mаѕuk mеnуеntuh tеnggоrоkаnnуа. Rаѕа nikmаt mulаi mеnjаlаr kеubun-ubun kераlаku. Lаlu diа реrmаinkаn lidаhnуа раdа ujung bаgiаn bаwаh реniѕku. Wасh ѕаngаt рintаr ѕеkаli рikirku Mbаk Lisa ini саrа mеrаngѕаng lаki-lаki.

“Mаѕ mаu khаn gаntiаn” рintаnуа.
Aku mеngеrti bаhwа Mbаk Lisa mintа dijilаti vаginаnуа. Lаlu diа mеngаmbil hаnduk kесil, diѕеmрrоtnуа hаnduk tеrѕеbut dеngаn minуаk wаngi, уаng kutаhu bukаn minуаk wаngi lоkаl, lаlu dibеrѕihkаn ѕеlаngkаngаnnуа dеngаn hаnduk tеrѕеbut.

Lаlu diарun tidur tеrlеntаng dеngаn mеnggаnjаl раntаtnуа dеngаn duа buаh bаntаl tidurnуа. Mаkа tаmраk jеlаѕ lubаng kеmаluаn Mbаk Lisa уаng tеlаh mеmрunуаi bibir diѕiѕi kаnаn kirinуа dеngаn wаrnа mеrаh kесоklаt-соklаtаn. Dаn tаmраk рulа lubаng аnuѕ Mbаk Lisa уаng ѕudаh bеrwаrnа соklаt tuа, раѕti diа реrnаh bеrmаin аnаl ѕеx jugа niсh рikirku. Dаn mеmаng tidаk tеrlihаt ѕеhеlаi rаmbutрun diѕеkitаr kеmаluаn dаn аnuѕnуа.

Lаlu аku mulаi jilаt bibir kеmаluаn Mbаk Lisa , dаn mеmаng tidаk tеrсium bаu уаng аnеh-аnеh, bеrаrti mеmаng Mbаk Lisa ѕаngаt rаjin mеrаwаt tubuhnуа. Diа mulаi mеnggеlinjаng diаtаѕ tеmраt tidurnуа, ѕааt kuѕарu kеmаluаnnуа dеngаn lidаhku. Lаlu аku оlеѕkаn tеlunjukku dеngаn bоdу оil, dаn kumаѕukаn реlаn-реlаn kе dаlаm lubаng аnuѕnуа, bеrbаrеngаn dеngаn lidаhku mеmреrmаinkаn kеlеntitnуа.
“Oсh.. Oсh.. Oсh..!!”
Tаmраk tеriаkаn Mbаk Lisa ѕереrtinуа tidаk mеnghirаukаn аkаn аdа оrаng lаin уаng mеndеngаrkаnnуа.

“Tеruѕkаn Mаѕ.. Jаngаn bеrhеnti.. Oсh.”
Tеruѕ kuреrmаinkаn kеduа lubаng Mbаk Lisa , аkhirnуа diа mеmintаku untuk mеmаѕukkаn реniѕku kе dаlаm lubаng kеmаluаnnуа.
“Mаѕ.. Pаkаi kоndоm уасh.., itu аmbil didаlаm lасi”

Tеrnуаtа didаlаm lасi kulihаt bukаn hаnуа kоndоm, tеtарi аdа bеbеrара реniѕ уаng tеrbuаt dаri kаrеt еlаѕtiѕ jugа tеrdараt didаlаmnуа. Sеtеlаh kuраkаi kоndоm, kumаѕukаn реniѕku kе dаlаm kеmаluаnnуа, lаngѕung аku hеntаk kеrаѕ bеbеrара kаli lubаng kеmаluаnnуа.

Iарun mеngimbаngi dеngаn mеngаngkаt раntаtnуа tinggi-tinggi, tеruѕ kulаkukаn реrmаinаn kеrаѕ tеrѕеbut ѕеlаmа tigа рuluh mеnit, hinggа kulihаt Mbаk Lisa tidаk lаgi mеlаkukаn реrlаwаnаn. Sеdаngkаn реniѕku bеlum аdа tаndа-tаndа mаu mеngеluаrkаn реjunуа, lаlu аku саbut реniѕku dаri lubаng kеmаluаn Mbаk Lisa . Pеrlаhаn-lаhаn аku mаѕukаn kе dаlаm lubаng аnuѕ Mbаk Lisa ѕаmbil mеnеtеѕkаn bоdу оil dibаgiаn аtаѕ реniѕku.

“Pеlаn-реlаn Mаѕ..”
Tеruѕ аku tеkаn реniѕku hinggа tеrреndаm hаbiѕ dilubаng аnuѕ Mbаk Lisa , dаn реlаn-реlаn jugа аku tаrik, lаlu аku mаѕukаn kеmbаli, ѕаmраi Mbаk Lisa  tidаk mеmbuаt rеаkѕi tаndа ѕаkit dilubаng аnuѕnуа. Aku mulаi mеnggеnjоt tаnра hеnti реniѕku kе dаlаm lubаng аnuѕnуа, dаn kаrеnа tidаk ѕеlоnggаr lubаng kеmаluаn Mbаk Lisa , реjuku mulаi bеrlоmbа-lоmbа ingin kеluаr.

Dаn ѕааt реjuku hеndаk munсrаt kutеkаn реniѕku dаlаm-dаlаm ѕаmbil mеnсium bibir dаn mеrаngkul tubuh Mbаk Lisa kuаt-kuаt. Sеtеlаh itu аku tеrkulаi diѕiѕi tubuh Mbаk Lisa . Dаn kulihаt Mbаk Lisa mеnсаbut kоndоmku lаlu mеmbеrѕihkаn реniѕku dеngаn hаnduk kесilnуа. Lаlu iарun mеrаngkul diriku, ѕаmbil bеrbiѕik.

“Jаgа rаhаѕiа kitа bеrduа ini уасh Mаѕ..”
Akuрun mеngаngguk lаlu kukесuр kеningnуа, ѕаmbil mеrаngkulnуа еrаt-еrаt. Setelah kejadian itu aku ga pernah lagi bertemu dengan mbak Lisa seiring seringnya dia diajak suaminya setia kali Dinas ke Luar.
Sponsor :Jika ingin taruhan online seperti permainan Poker | Domino | Capsa | Blackjack | Togel | Casino | Sabung Ayam | Bola Untuk info lebih lanjut silahkan hub cust service kami via LIVECHAT.

agen poker online terpercaya di indonesia
Share:

Wednesday, April 19, 2017

Cerita Pengalaman Selingku Dengan Kakak Iparku

Cerita pengalaman Sedarah, Cerita Pengalaman Sekolah, Cerita pengalaman Selingkuh, Cerita pengalaman suster, Cerita Pengalaman Tante, Cerita Pengalaman Bersama Teman.

Cerita Pengalaman Selingku Dengan Kakak Iparku

Cerita Pengalaman - Ini cerita pengalaman hidup aku yang akan saya ceritakan ke kamu-kamu yang suka membaca cerita sex.Mungkin saya termasuk orang yg aneh atau punya kelainan. Bayangkan, sudah punya istri cantik seksi masih juga merindukan wanita lain. Kurang ajarnya lagi, wanita itu adalah kakak iparku sendiri.

Agen Poker - Kalau dibanding-bandingkan maka jelas istriku memilikki beberapa kelebihan. Selain lebih muda, dimataku lebih cantik dan manis. Bodynya ramping dan berisi. Sedangkan kakak iparku yg sudah punya 2 anak itu bodynya sedikit gemuk, tetapi kulitnya lebih muluslah di bandikan istri saya.

Agen Domino 99 - Entah apanya yg sering membuatku membayangkan bersetubuh denganya. Perasaan itu sudah muncul ketika saya masih berpacaran dengan adiknya. Semula saya mengira setelah menikah dan punya anak perasaan itu akan hilang dengan sendirinya. Ternyata 4 thn kemudian setelah punya anak yg berusia 2 thn, perasaan khusus terhadap kakak iparku tdk hilang. 

Bahkan terasa tambah mendalam.- Agen capsa susun
Ketika menyetubuhi istriku seringkali tanpa sadar membayangkan yg saya setubuhi adalah kakak ipar, dan biasanya saya akan mencapai puncak kenikmatan paling tinggi. Ketika bertemu saya sering secara sembunyi-sembunyi menikmati lekuk-lekuk tubuhnya.
Sesekali saya sukses mencuri lihat paha atau belahan toketnya yg putih mulus. Jika sudah demikian maka jantung akan berdetak sangat kencang. Nafsu saya menjadi begitu bergelora.
Agen sakong - Pernah suatu ketika saya mengintip saat dia mandi di rumah saya lewat lubang kunci pintu kamar mandi.
Namun karena takut ketahuan istri dan orang lain, itu saya lakukan tanpa konsentrasi sehingga tdk puas. Keinginan untuk menikmati tubuh kakak ipar makin menguat. Namun saya masih menganggap itu hanya angan-angan karena rasanya mustahil dia mau suka rela berselingkuh dengan adik ipar sendiri. 

Agen Bandar Poker - Namun entah kenapa di lubuk hati yg paling dalam saya punya keyakinan mimpi gila-gilaan itu akan kesampaian.
Cuma saya belum tahu bagaimana cara mewujudkan. Kalau pun suatu waktu itu terjadi saya tdk ingin prosesnya terjadi melalui kekerasan atau paksaan. 

Agen AduQ - Saya ingin melakukan suka sama suka, penuh kerelaan dan kesadaran, serta saling menikmati. Mungkin setan telah menunjukkan jalannya ketika suatu hari istri saya bilang kakaknya ingin meminjam VCD porno. Kebetulan saya punya cukup banyak VCD yg saya koleksi sejak masih bujangan.

Agen BandarQ  - Sebelum berhubungan intim saya dan istri biasa nonton VCD dulu untuk pemanasan meningkatkan gairah dan rangsangan.
”Kenapa kakakmu tiba-tiba pengin nonton VCD gituan ?” tanya saya pada istri saya.
”Nggak tahu.”
”Barangkali setelah sterilisasi nafsunya gede,” komentar saya asal-asalan.
Beberapa keping VCD pun saya pinjamkan. Ini salah satu jalan untuk mencapai mimpi saya. 
Tetapi harus sabar karena semua memerlukan proses dan waktu agak panjang. Setelah itu secara rutin kakak ipar saya meminjam VCD porno. Rata-rata seminggu sekali.
”Dia lihat sendiri atau sama suaminya ?” tanya saya.
”Ya sama suaminya dong,” jawab istri saya.
”Kamu cerita sama dia ya sebelum main kita nonton VCD biru ?”
”Iya …,” jawab istri saya malu-malu. ”Wah rahasia kok diceritakan sama orang lain.”
”Kan sama saudara sendiri nggak apa-apa.”
”Eh … kamu bilang sama dia, kapan-kapan kita nonton bareng yuk …”
”Maksudmu ?”
”Ya dia dan suaminya nonton bareng sama kita.”
”Huss … malu ah …” ”Kenapa malu ? Toh kita sama-sama suami istri dan seks itu kan hal wajar dan normal …” Sampai di situ saya sengaja tdk memperpanjang pembicaraan.


Saya hanya bisa menunggu sambil berharap mudah-mudahan saran itu benar-benar disampaikan kepada kakaknya. Sebulan setelah itu kakak ipar dan suaminya berkunjung ke rumah kami dan menginap. 

Istri saya mengatakan mereka memenuhi saran saya untuk nonton VCD porno bersama-sama. Diam-diam saya bersorak dalam hati. Satu langkah maju telah terjadi. Namun saya mengingatkan diri sendiri, harus tetap sabar dan berhati-hati. Kalau tdk maka rencana bisa buyar.

Malam itu setelah anak-anak tidur kami nonton VCD porno bersama-sama. Saya lihat pada adegan-adegan yg hot kakak ipar tampak terpesona. Tanpa sadar dia mendekati suaminya. Beberapa VCD telah diputar. Tampak nafsu mereka sudah tak terkendali. Saling mengelus dan meremas. 

Istri saya juga demikian. Sejak tadi tangannya sudah menelusup di balik sarung saya memegangi senjata kebanggaan saya. ”Mbak silakan pakai kamar belakang,” kata saya kepada kakak ipar setelah melihat mereka kelihatan tak bisa menahan diri lagi.
Tanpa berkata sepatah pun kakak ipar menarik tangan suaminya masuk kamar yg saya tunjukkan.

”Sekarang kita gimana ?” tanya saya menggoda istri saya.
”Ya main dong …” Kami berdua segera masuk kamar satunya lagi.
Anak-anak kami kebetulan tidur di lantai dua sehingga suara-suara birahi kami tak akan mengganggu tidur mereka. Ketika saya berpacu dengan istri saya, di kamar belakang kakak ipar dan suaminya juga melakukan hal serupa.

Jeritan dan erangan kenikmatan wanita yg diam-diam saya rindukan itu kedengaran sampai telinga saya. Saya pun jadi makin terangsang. Malam itu istri saya kembali saya bayangkan sebagai kakak ipar. Saya bikin dia orgasme berkali-kali dalam permainan seks yg panjang dan melelahkan tetapi sangat menyenangkan. Selanjutnya kegiatan bersama itu kami lakukan rutin, minimal seminggu sekali. Sesekali di rumah kakak ipar sebagai variasi. 

Dua keluarga tampak rukun, meski diam-diam saya menyimpan suatu keinginan lain.
Saat anak-anak liburan sekolah saya mengusulkan wisata bersama ke daerah pegunungan. Istri saya, kakak ipar dan suaminya setuju. Tak lupa saya membawa beberapa VCD porno baru pinjaman teman serta playernya. 

Setelah seharian bermain kesana-kemari anak-anak kelelahan sehingga mereka cepat tertidur. Apalagi udaranya dingin. Sedangkan kami orang tua menghabiskan malam untuk mengobrol tentang banyak hal.
”Eh … dingin-dingin begini enaknya nonton lagi yuk,” kata saya.
”Nonton apa ?” tanya suami kakak ipar.
”Biasa. VCD gituan. Kebetulan saya punya beberapa VCD baru.” Mereka setuju.

Kemudian kami berkumpul di kamar saya, sedangkan anak-anak ditidurkan di kamar kakak ipar yg bersebelahan. Jadilah di tengah udara dingin kami memanaskan diri dengan melihat adegan-adegan persetubuhan yg panas beserta segala variasinya. Sampai pada keping ketiga tampak kakak ipar sudah tak tahan lagi. Dia merapat ke suaminya, berciuman. Istri saya terpengaruh.

Wanita itu mulai meraba-raba selangkangan saya. Senjata kebanggaan saya sudah mengeras.
”Ayo kita pindah ….” bisik istri saya.
”Husss .. pindah kemana. Di sebelah ada anak-anak. Di sini saja.” Akhirnya kami bergulat di sofa.

Tak risih meski di tempat tidur tdk jauh dari kami kakak ipar dan suaminya juga melakukan hal serupa. Bahkan mereka tampak sangat bergairah. Pakaian kakak ipar sudah tak karuan lagi. Saya bisa melirik paha dan perutnya putih mulus. Mereka berpagutan dengan ganas sehingga sprei tempat tidur juga awut-awutan. Istri saya duduk mengangkangkan paha.

Saya tahu, ia minta dioral. Mulut dan lidah saya pun mulai mempermainkan perangkat kelaminnya tanpa melepas CD.
”Ohhhh … terus .. enakkkkkk, Mas ….” lenguh istri saya merasa sangat nikmat.
Sementara itu ekor mata saya melirik aksi kakak ipar dan suaminya yg berkebalikan dengan saya dan istri. Kakak ipar tampak amat bergairah mengaraoke k0ntol suaminya. Saya pun melanjutkan menggarap memek dan wilayah sekitarnya milik istri saya.
Lidah saya makin dalam mempermainkan lubang, mengisap-isap, dan sesekali menggigit klitoris.

”Ooh … ahhhhh …. ahhhh ……..” istri saya mengerang keras tanpa merasa malu meski di dekatnya ada kakak kandungnya yg juga sedang bergulat dengan suaminya. Satu demi satu saya lepas pakaiannya yg menghalangi.
Pertama CD nya, lalu rok bawahnya. Lenguhan istri saya bersahut-sahutan dengan erangan suami kakak ipar.

Beberapa saat kemudian posisi berubah. Istri saya gantian mengulum k0ntol saya, sedangkan suami kakak ipar mulai menggarap kelamin istrinya. Erangan saya pun berlomba dengan erangan kakak ipar. 

Setengah jam kemudian saya mulai menusuk istri saya. Tak lama disusul suami kakak ipar yg melakukan hal serupa terhadap istrinya.
Lenguhan dua perempuan kakak beradik yg dilanda kenikmatan terdengar bergantian.
”Mas, batangmu enakkk sekali ….”’ bisik istri saya.
”Lubangmu juga enak,” jawabku.

Sembari menaikturunkan pinggul tanganku meremas-remas toket istri saya yg meski tdk terlalu besar tetapi padat dan tampak merangsang. Setelah beberapa saat bertahan dalam posisi konvensional, lalu saya memutar tubuh istri saya dan menyetubuhi dari belakang. Saya melirik ke tempat tidur. 

Posisi kakak ipar berada di atas suaminya.
Teriakan dan gerakan naik turunnya sangat merangsang saya untuk merasakan betapa enaknya menyetubuhi kakak ipar. Namun saya harus menunggu saat yg tepat.
Kira-kira ketika istri saya, kakak ipar dan suaminya sudah berada di dekat puncak kenikmatannya, sehingga kesadarannya agak berkurang. Sambil menggenjot istri saya dari belakang saya terus melirik mereka berdua. 

Entah sudah berapa kali istri saya mencapai puncaknya, saya sudah tak begitu memperhatikan lagi.
”Ayo kita ke tempat tidur,” bisik saya pada istri saya.
”Kan dipakai …. ” Saya segera menggendong tubuhnya, lalu menelentangkan di tempat tidur di samping kakaknya yg sedang digarap suaminya.

Mula-mula keduanya agak kaget atas kehadiran kami. Tetapi kemudian kami mulai asyik dengan pasangan masing-masing. Tak perduli dan tak malu. Malah suara-suara erotis di sebelah kami makin meningkatkan gairah seksual.

Di tengah-tengah nafsu yg menggelora saya menggamit suami kakak ipar saya. Dia menoleh sambil menyeringai menahan nikmat.
”Ssst … kita tukar ….”
”Hhhh …. ” dia terbengong tak paham.

Lalu saya mengambil keputusan. K0ntol saya cabut dari memek istri saya, kemudian bergeser mendekati kakak ipar saya yg masih merem-melek menikmati tusukan suaminya.
”Mas sama istri saya, saya gantian dengan Mbak …,” kata saya.

Tanpa memedulikan kebengongannya saya langsung memeluk tibuh mulus kakak ipar yg sudah sekian lama saya rindukan. Saya ciumi lehernya, pipinya, bibirnya, dan saya kulum puting susunya yg mengeras. Mula-mula kakak ipar saya kaget dan hendak memberontak. 

Tapi mulutnya segera saya tutup dengan bibir saya. Kemudian k0ntol saya masukkan pelan-pelan ke memeknya yg telah basah kuyup.
Setelah itu saya melakukan gerakan memompa naik-turun sambil sesekali memutar.
Ternyata memeknya masih sangat enak. 

Untuk menambah gairah kedua toketnya saya remas dan sesekali saya gigit putingnya.
”Ohhh …. ahhhh ….. hhhhh … shhhh ….,” suaranya mulai tak karuan menahan gempuran hebat saya.

Di samping saya, suami kakak ipar saya tampaknya juga tak mau kehilangan waktu percuma. Dia pun menyetubuhi istri saya dengan penuh semangat. Tak ada keraguan lagi. Yg ada hanya bagaimana menuntaskan nafsu yg sudah memuncak di ubun-ubun.
Saya merasakan kenikmatan yg luar biasa. 

Impian menggauli kakak ipar kesampaian sudah. Hampir satu jam kami bertempur dengan berbagai gaya. Mulai konvensional, miring, hingga menungging. Suami kakak ipar saya lebih dulu menyelesaikan permainannya. 

Beberapa menit kemudian saya menyusul dengan menyemprotkan begitu banyak sperma ke dalam memek kakak ipar saya. Rasanya belum pernah saya mengeluarkan begitu banyak sperma sebagaimana malam itu. Kakak ipar pun tampak melenguh puas.

Memeknya menjempit k0ntol saya cukup lama. Setelah peristiwa malam itu, kami menjadi terbiasa mengadakan hubungan seks bersama-sama dan bisa ditebak akhirnya kami bergantian pasangan secara sukarela. Tak ada paksaan sama sekali.

Sponsor : Sponsor :Jika ingin taruhan online seperti permainan Poker | Domino | Capsa | Blackjack | Togel | Casino | Sabung Ayam | Bola Untuk info lebih lanjut silahkan hub cust service kami via LIVECHAT.


Share:

Friday, April 14, 2017

Cerita Pengalaman Ngesex Sama Tante Temanku

Cerita pengalaman Sedarah, Cerita Pengalaman Sekolah, Cerita pengalaman Selingkuh, Cerita pengalaman suster, Cerita Pengalaman Tante, Cerita Pengalaman Bersama Teman.

Cerita Pengalaman Ngesex Sama Tante Temanku

Cerita Pengalaman - Ini cerita pengalaman hidupku yang akan aku ceritakan pada kalian yang suka dengan membaca cerita sex ,Panggil saja namaku Andro, aku adalah seorang pria lajang berumur 25 tahun yang berkerja di salah satu perusahaan asing di daerah kuningan, Jakarta. Sebagai Pria lajang, dulunya aku tinggal bersama orang tuaku di perumahan komplek militer. Namun karena aku adalah seorang Pria yang sudah dewasa, maka aku-pun memutuskan untuk mandiri.

Sungguh memang sudah rejekiku, ketika aku memang bermaksud untuk tinggal sendiri kebetulan saudaraku menawarkan aku untuk menghuni apartemen miliknya, karena dia akan dibawa untuk tinggal bersama suaminya ke Malang, jawa timur.

Pada hari pertama aku akan tinggal di apartemen saudaraku itu, maka aku harus lapor kepada Pengurus Apartemen.
Cerita Pengalaman Bercinta Dengan Teman Suamiku

Setelah melapor aku dimintai untuk ikut menjaga adik perempuan ketua pengurus apartemen yang kebetulan adiknya tinggal di sebelah kamar apartemen saudaraku, adik perempuan ketua pengurus apartemen itu ternyta bernama Tante Hilda. Singkat cerita Hari kedua aku-pun sebagai penghuni baru mulai mencoba berkenalan dengan Tante Hilda.

Dan ternyata setelah berkenalan ternyata beliau tidak terlalu tua, dan jika aku perkirakarakan usianya sekitar 35 tahunan. Tante Hilda ini tipe wanita yang ramah dan baik sekali.

Namun dalam perkenalan dan obrolan kami saat itu aku agak sedikit heran, karena pada usianya yang sudah terhitung matang sekali tante Hilda belum juga menikah.
Cerita Pengalaman Sisi Nikmat Di Balek Jilbab Tetangga Yang Cantik

Yah mungkin saja tante Hilda punya masih focus dengan karirnya kali yah, karena aku melihat pada usianya yang segitu dia sudah mapan sekali kehiduoanya, buktinya tante Hilda sudah mempunyai apartemen dan 2 mobil All New CRV dan All new civic. Tante Hilda ini mempunyai 2 pembantu, yang satu supir dan yang satu asisten rumah tangga di apartemennya.

Sampai pada suatu hari Tante Hilda menitipkan kunci Apartemen-nya karena pada saat itu pembantu dan supir-nya sedang cuti karena pada saat itu hari raya idul fitri. Sehingga beliau tingal di rumah kakaknya di lantai 12.
Cerita Pengalaman Bercinta Dengan Mamaku Yang Menggairahkan

Oh iya gambaran Tante Hilda sebagai berikut, dia mempunyai tinggi badan sekitar 166 cm, mempunyai pinggul yang besar, pantat yang bulat, pinggang yang ramping, perut singset dan ukuran Bra sekitar 34B.

Hal itu bisa dimiliki oLeh Tante Hilda karena tante Hilda rajin senam aerobic, fitness, dan renang yang diikutinya secara rutin. Dengan wajah cantik dan warna kulit yang putih bersih, wajarlah jika Tante Hilda menjadi impian banyak lelaki baik-baik maupun lelaki hidung belang.

Hingga pada suatu sore, saat saya pulang kerja saya mendengar ada ketukan pintu di apartemenku , kemudian saya intip dari lubang pintu ternyata Tante Hilda,
“ Iya sebentar, oh ada tante ada yang bisa saya bantu tante ???, ” ucapku sambil membuka pintu.

“ Ngga Ndro ada surat atau tagihan kartu kreditku ngga dari Front Office depan?, ” jawab Tante Hilda.
“ Sepertinya ngga ada tante, ” jawabku
“ Eh aku numpang ke kamar mandimu ya, ” sambil meringis, mungkin dia udah kebelet pips he he he.
“ Silahkan tan tapi kamar mandinya ngga sebersih punya tante lho maklum bujangan, ” ucapku sambil tertawa.
“ Ngga apa apa, ” jawabnya.

Baru aku sadar bahwa Tante Hilda memakai baju training tipis mungkin baru lari atau fitness di lantai 2,
“ Abis lari ya tan, ” tanyaku.
“ Iya tapi nyari kamar mandi susah mana liftnya lama lagi, ” ujar Tante Hilda sambil ngeloyor ke kamar mandiku.

Sambil jalan ke dapur aku berfikir kok kayaknya ada yang salah ya dengan membiarkan si tante ke kamar mandi tapi apa ya ?. Ya ampun tadi khan aku lagi nonton film porno di laptop memang kebetulan mau onani sih maklum belum ada pasangan/pacar. Wah mati gue ketahuan dah sama Tante Hilda. Ah bodo amat bodo amat kaya dia ngga pernah muda aja.
Begitu keluar dari kamar mandi si tante senyum-senyum, wah malu deh aku,
“ Hayo kamu tadi lagi ngapain Ndro? tanya si tante.
“ Ngga ngapa-ngapain kok Tan, ” jawabku sambil menunduk kebawah.
Dan tanpa saya sadari tiba-tiba dia mencekal tangan saya,
“ Ndro, ” ujarnya tiba-tiba dan terlihat agak sedikit ragu-ragu.
“ Ya Tante ?, ” Jawab saya.
“ Eee… nggak jadi deh, ” Jawabnya ragu-ragu.
“ Ada yang bisa saya bantu, Tante ?, ” Tanya saya agak bingung karena melihat keragu-raguannya.
“ Eee… nggak kok. Tante cuma mau nanya, ” jawabnya dengan ragu-ragu lagi.
“ Kamu sering ya nonton film itu di kamar mandi ?, ” tanya dia.
“ Iya sih tan. Maklum tan belum punya pasangan ?, ” jawab ku terpaksa.
“ Terus pake sabun ya ? he he he, ” ucap Tante Hilda sambil tertawa.
“ Iya tan, udah ah aku tengsin nih malu ditanya terus, ” Tegasku sambil ngomel.
“ Jangan marah dong , biasa lagi bujangan yang penting jangan main pelacur, jorok nanti kena penyakit, ” jawab Tante Hilda.
“ Eee… mau , dibantuin Tante nggak ?, ” sambungnya.
“ Maksud tante ?, ” Tanyaku.
Wah ibarat ada lanjutan dari film ku tadi nih. Kayaknya si tante horni abis,
“ Iya kamu nonton bareng tante khan biar ngga malu lagi, ” sambil melayang tangan Tante Hilda ke selangkangan ku.

“ Sana ambil laptop mu, ” ucapnya.
Asik banget dah pikirku tanpa tendeng aling-aling aku berlari kekamar madi dan membawa keluar laptop itu. Kemudian aku setel lebih dulu film yang tadi saya tonton dan belum habis. Beberapa menit kemudian Tante Hilda duduk disebelahku sambil membawa teh panas dengan wangi tubuh yang segar.

Saya selidiki tiap sudut tubuhnya yang masih terbalut baju training dan kemudian beliau melepas atasannya sehingga terlihat tanktop tipis biru muda yang agak menerawang tersebut, sehingga dengan leluasa mata saya melihat puncak buah dadanya karena dia tidak memakai Bra. Tanpa kusadari, di antara degupan jantungku yang terasa mulai keras dan kencang.

Saat itu kelaminku juga sudah mulai menegang. Dengan santai dia duduk tepat di sebelahku, dan ikut menonton Film Porno yang sedang berlangsung,
“ Cakep-cakep juga yang main, ” akhirnya dia memberi komentarnya.
“ Dari kapan Ndro mulai nonton film beginian ?, ”tanyanya.
“ Udah dari dulu Tante, ” ucapku.
“ Mainnya juga bagus dan tidak kasar. Ndro udah tahu rasanya belum ?, tanya dia lagi.
“ Ya sempet sih tan waktu di rumah sakit sama suster, ” ucapku.
“ Wah enak dong lagi sakit di servis suster, ” tanggapanya.
“ Iya tapi udah lama tan udah lupa rasanya, tapi kata temen-temen sih enak. Emang kenapa Tante, mau ngajarin saya yah? Kalau iya boleh juga sih, ” ucapku.
“ Ah Ndro ini kok jadi nakal yah sekarang, ”, ujarnya sambil mencubit lenganku.
“ Tapi bolehlah nanti Tante ajarin biar kamu tahu rasanya, ”, tambahnya dengan sambil melirik ke arahku dengan agak menantang.

Tidak lama berselang, tiba-tiba Tante Hilda menyenderkan kepalanya ke bahuku. Seketika itu pula aku langsung membara. Tapi aku hanya bisa pasrah saja oleh perlakuannya. Sebentar kemudian tangan Tante Hilda sudah mulai mengusap-ngusap daerah tubuhku sekitar dada dan perut.

Rangsangan yang ditimbulkan dari usapannya cukup membuat aku canggung.
Jujur, karena baru kali ini aku diperlakukan oleh seorang wanita yang usianya diatasku. Kelaminku sudah mulai semakin berdenyut-denyut siap bertempur. Kemudian Tante Hilda mulai menciumi leherku, lalu turun ke bawah sampai dadaku. Sampai di daerah dada, dia menjilat-jilat ujung dadaku, secara bergantian kanan dan kiri.

Tangan kanan Tante Hilda juga sudah mulai masuk ke dalam celanaku, dan mulai mengusap-usap kelaminku. Karena dalam keadaan yang sudah sangat terangsang, aku mulai memberanikan diri untuk meraba celana yang dia pakai. Aku remas payudaranya dari luar tanktop, dan aku remas-remas, terkadang aku juga mengusap ujung-ujung tersebut dengan ujung jariku,
“ Sssss… Oughh… ya situ, ” ucapnya setengah berbisik.

Tiba-tiba dia memaksa lepas celana pendekku, dan diusapnya kelaminku. Akhirnya bibir kami saling berpagutan dengan penuh nafsu yang sangat membara. Dan dia mulai menjulur-julurkan lidahnya di dalam mulutku. Sambil berciuman tanganku mulai bergerilya melalui celana trainingnya yang aku pelorotkan ke bawah.

Sesampai-nya pada permukaan celana dalamnya, yang rupanya sudah mulai menghangat dan agak lembab. Aku melepaskan celana dalam Tante Hilda. Satu persatu kami membuka baju, sehingga kami berdua menjadi telanjang bulat. Kutempelkan jariku di ujung atas permukaan Vagina-nya.

Dia kelihatan agak kaget ketika merasakan jariku bermain di daerah seputar clitoris-nya. Lama kelamaan Aku masukkan satu jariku, lalu jari kedua,
“ Aghhh… Ssssss… Oughhh… terus Ndro, terus, ” ucap lirih Tante Hilda.
Ketika jariku terasa mengenai akhir lubangnya, tubuhnya terlihat agak bergetar,
“ Eughhh… Ndro terus, Aghhh… Sssss… Aghhh… enak, sebentar lagi, Oughhh…, ” ujar Tante Hilda.

Seketika itu pula dia memeluk tubuhku dengan sangat erat sambil menciumku dengan penuh nafsu. Aku merasakan bahwa tubuhnya agak bergetar (yang kemudian baru aku tahu bahwa dia sedang mengalami orgasme). Beberapa saat tubuhnya mengejang-ngejang menggelepar dengan hebatnya.

Yang diakhiri dengan terkulainya tubuh Tante Hilda yang terlihat sangat lemas di sofa,
“ Aku kapan Tante, kan aku belum dienakin sama Tante?, ” tanyaku.
“ Nanti dulu yah sayang, sebentar, beri Tante waktu untuk istirahat sebentar aja, ” ucap Tante Hilda.

Tapi karena sudah sangat terangsang, kuusap-usap bibir Vagina-nya sampai mengenai clitoris-nya, aku dekati payudaranya yang menantang itu sambil kujilati ujungnya, sesekali kuremas payudara yang satunya. Sehingga rupanya Tante Hilda juga tidak tahan menerima paksaan rangsangan-rangsangan yang kulakukan terhadapnya.

Sehingga sesekali terdengar suara erangan dan desisan dari mulutnya yang Sexy. Aku usap-usapkan kelaminku yang sudah sangat amat tegang di bibir Vagina-nya sebelah atas. Sehingga kemudian dengan terpaksa dia membimbing batang kemaluanku menuju lubang Vagina-nya. Pelan-pelan saya dorong kelaminku agar masuk semua.

Kepala Penis-ku mulai menyentuh bibir Vagina Tante Hilda,
“ Sssss… Aghhhh…. ” rasanya benar-benar tidak bisa kubayangkan sebelumnya.
Lalu Tante Hilda mulai menyuruhku untuk memasukan kelaminku ke liang Vagina-nya lebih dalam dan pelan-pelan. So wow Man… baru masuk kepalanya saja aku sudah tidak tahan, lalu Tante Hilda mulai menarik pantatku ke bawah, supaya batang kelaminku yang perkasa ini bisa masuk lebih dalam.

Bagian dalam Vagina-nya sudah terasa agak licin dan basah, tapi masih agak seret, mungkin karena sudah lama tidak dipergunakan. Namun Tante Hilda tetap memaksakannya masuk,
“ Oughhhh… Ndro, ” Desah Tante Hilda.

Saat itu rasanya memang benar-benar luar biasa walaupun kelaminku agak sedikit terasa ngilu, tapi nikmatnya luar biasa. Lalu terdengar suara erangan Tante Hilda. Lalu Tante Hilda mulai menyuruhku untuk menggerakkan kemaluanku di dalam Vagina-nya, yang membuatku semakin gila. Dia sendiri pun mengerang-ngerang dan mendesah tak karuan.

Beberapa menit kami begitu hingga suatu saat, seperti ada sesuatu yang membuat liang Vagina-nya bertambah licin, dan makin lama Tante Hilda terlihat seperti sedang menahan sesuatu yang membuat dia berteriak dan mengerang dengan sejadi-jadinya karena tidak kuasa menahannya. Lalu tiba-tiba kejantanan-ku terasa seperti disedot oleh liang senggama Tante Hilda.

Tiba-tiba dinding-dinding Vagina-nya terasa seperti menjepit dengan kuat sekali, bisa-bisa kalau begini terus aku bisa ngecrott cepet nih,
“ Sssss… Aghhhhhhhhhhhhhh… Tante keluar lagi nih, ” ucapnya dengan keras.

Saat itu juga makin basahlah di dalam Vagina Tante Hilda, tubuhnya mengejang kuat seperti kesetrum, ia benar-benar menggelinjang hebat, membuat gerakannya semakin tak karuan. Dan akhirnya Tante Hilda terkulai lemas, tapi kelaminku masih tetap tertancap dengan mantap.
Aku mencoba membuatnya terangsang kembali karena aku belum apa-apa.

Tangan kananku meremas payudaranya yang sebelah kanan, sambil sesekali kupilin-pilin ujungnya dan kuusap-usap dengan ujung jari telunjukku. Sedang payudara kirinya kuhisap sambil menyapu ujungnya dengan lidahku,
“ Sssss… Oughhh… Aghhhh…, ” desah Tante Hilda sudah mulai terdengar lagi.

Aku memintanya untuk berganti posisi dengan doggy style. Aku mencoba untuk menusukkan kelaminku ke dalam liang Vagina-nya, pelan tapi pasti. Kepala Tante Hilda agak menengok ke belakang dan matanya melihat mataku dengan sayu, sambil dia gigit bibir bawahnya untuk menahan rasa sakit yang timbul. Sedikit demi sedikit aku coba untuk menekannya lebih dalam.

Kelaminku terlihat sudah tertelan semuanya di dalam Vagina Tante Hilda, lalu aku mulai menggerakkan kelaminku perlahan-lahan sambil menggenggam buah pantatnya yang bulat. Dengan gaya seperti ini, desahan dan erangannya lebih keras, tidak seperti gaya konvensional yang tadi.

Aku terus menggerakkan pinggulku dengan tangan kananku yang kini meremas payudaranya, sedangkan tangan kiri kupergunakan untuk menarik rambutnya agar terlihat lebih merangsang dan Sexy.

“ Sssss… Aghhh… Oughhh… terus Ndro… terus… Aghhh… Oughhh…, ” Tante Hilda terus mengerang.
Beberapa menit berlalu, kemudian Tante Hilda merasa akan orgasme lagi sambil mengerang dengan sangat keras sehingga tubuhnya mengejang-ngejang dengan sangat hebat, dan tangannya mengenggam bantalan sofa dengan sangat erat.

Beberapa detik kemudian bagian depan tubuhnya jatuh terkulai lemas menempel pada sofa itu.

Saat itu lututnya terus menyangga pantatnya agar tetap di atas, dan aku merasa kelaminku mulai berdenyut-denyut dan aku memberitahukan hal tersebut padanya, tapi dia tidak menjawab sepatah kata pun. Yang keluar dari mulutnya hanya desahan dan erangan kecil, sehingga aku tidak berhenti menggerakkan pinggulku terus.

Aku merasakan tubuhku agak mengejang seperti ada sesuatu yang tertahan, sepertinya semua tulang-tulangku akan lepas dari tubuhku, tanganku menggenggam buah pantat Tante Hilda dengan erat, yang kemudian diikuti oleh keluarnya cairan maniku di dalam liang Vagina Tante Hilda. Tubuhku terasa sangat lemas sekali.

Setelah kami berdua merasa agak tenang, aku melepaskan kelaminku dari liang nikmat milik Tante Hilda. Dengan raca kecapaian yang luar biasa Tante Hilda membalikkan tubuhnya dan duduk di sampingku sambil menatap tajam mataku dengan mulut yang agak terbuka, sambil tangan kanannya menutupi permukaan Vagina-nya.
“ Wah kok ngga ditarik sih Ndro, nanti aku hamil lho ?, tanyanya dengan suara yang agak bergetar.

“ Maaf tan aku lupa abis keenakan sih, ” jawabku
“ Ya sudahlah… tapi lain kali kalau sudah kerasa kayak tadi itu langsung buru-buru dicabut dan dikeluarkan di luar ya ?, ” ujarnya menenangkan diriku yang terlihat takut.
“ I… iiya Tante, ” jawabku sambil menunduk.
“ Ya santai aja aku sebenarnya udah minum pil kok Ndro, ” jawan Tante Hilda.

Wah rupanya nih tante udah pengalaman dalam hal beginian, tapi ngga apa-apa dah gua belagak culun aja. Kemudian kami berpelukan di sofa, dan melakukan perbuatan itu sekali lagi tapi di kamar mandi. Doggie style terus bro, mantap. Itulah sepenggal cerita sex pada kehidupan nyataku yang telah aku curahkan. selesai.

Sponsor : Jika ingin taruhan online seperti permainan Poker | Domino | Capsa | Blackjack | Togel | Casino | Sabung Ayam | Bola Untuk info lebih lanjut silahkan hub cust service kami via LIVECHAT.

agen poker online terpercaya di indonesia
Share:

Thursday, April 13, 2017

Cerita Pengalaman Sisi Nikmat Di Balek Jilbab Tetangga Yang Cantik

Cerita Pengalaman Sisi Nikmat Di Balek Jilbab Tetangga Yang Cantik

Cerita pengalaman - Ini cerita pengalaman hidup aku sendiri akan aku ceritakan pada kalian yang seka dengan cerita sex ,Sebenarnya aku ini tdk pernah terpikir untuk bisa negesex dgn wanita berjilbab… namun apa mau dikata nasi udah jadi bubur dan bubur itu udah di makan oleh aku…. awal ceritanya begini…

Agen Poker - Namaku Candra.. usia 28 tahun , tinggi 168 badanku tegap, rambutku lurus dan ukuran penisku biasa saja normal orang Indonesialah… panjangnya kira-kira 16 cm dan diameternya aku gak pernah ukur.

Agen Domino 99 - Aku tinggal di rumah kost-kostan istilahnya rumah berdempet-dempetan neh… ada tetanggaku yg bernama Ibu Yulia, berjilbab usianya kira-kira 33 tahun, sudah memiliki 2 anak… yg paling besar masih duduku di bangku 5 SD otomatis yg paling kecil umur 1,8 bulan, sedangkan suaminya berkerja sebagai karyawan biasa di sebuah perusahan.

Agen capsa susun - Setiap hari Ibu Yulia ini wanita yg mengenakan jilbab panjang lebar sampai ke lengannya boleh dikatakan aku melihatnya terlalu sempurna untuk ukuran seorang perempuan yg sudah berumah tangga dan tentunya aku sangatlah segan dan hormat padanya.

Agen sakong - Suatu ketika suaminya sudah berangkat ke kantor untuk kerja dan aku sendiri masih di rumah rencananya agak siangan baru aku ke kantor. cerita mesum terbaru
“Candra…” ibu Yulia memanggil dari sebelah karena aku masih malas-malasan hari ini so aku tidur-tiduran saja di tempat tidurku…
”Candra… Candra… Ibu minta tolong bisa..??” ujar Ibu Yulia dari luar.

Agen Bandar Poker - Aku sebenarnya sudah mendengar namun rasanya badanku lagi malas bangun karena mungkin aku yg di panggil tdk segera keluar, maka ibu Yulia dgn hati-hati membuka pintu rumahku dan masuk pelan-pelan mencari aku, seketika itu jg aku pura-pura tutup mataku dia mencari-cari aku dan akhirnya dia melihat aku tidur di kamar.

Agen AduQ - Oowgh….” ujarnya spontan dia kaget karena kebiasaan kalo aku tidur tdk pernah pake baju dan hanya celana dalam saja dan pagi itu penisku sebenarnya lagi tegang biasa penyakit di pagi hari… he… he… he…
Seketika itu dia langsung balik melangkah dan menjauh dari kamarku aku coba mengintip dgn sebelah mataku.

Agen BandarQ  - Ooh dia sudah tdk ada“ ujarku dalam hati tp kira-kira tak lama kemudian dia balik lagi dan mengendap-endap mengintip kamarku sambil tersenyum penuh arti cukup lama dia perhatikan aku dan setelah itu ibu Yulia langsung balik ke rumahnya.

Cerita Pengalaman Sisi Nikmat Di Balek Jilbab Tetangga Yang Cantik

Besok pagi setelah semuanya telah tdk ada di rumahnya ibu Yulia, tinggal anaknya yg paling kecil dah tidur, aku sayup-sayup aku dengar di samping rumahku yg ada di belakang, sepertinya ada yg mencuci pakaian aku intip di belakang.

Ohh ibu Yulia sedang mencuci pakaian, namun dia hanya memakai daster terusan panjang dan jilbab karena dasternya yg panjang, maka dasternya basah sampai ke paha saat aku sedang intip ibu Yulia langsung berdiri dan mengangkat dasternya serta merta mencopot celana dalamnya dan langsung dicuci sekalian otomatis saat itu aku melihat ooooohhh vaginanya yg merah dan pahanya yg putih di tumbuhi bulu-bulu halus, aku langsung berputar otak-otakku ingin rasanya mencicipi vagina yg indah dari ibu Yulia yg berjilbab ini.

“Maaf ibu Yulia, kemarin ibu ada perlu dgn saya“ tanyaku mengagetkan ibu Yulia dan serta-merta dia langsung merapikan dasternya yg tersingkap sampai ke paha.
“Iya nih mas Candra.. Ibu kemarin mo minta tolong pasangin lampu di kamar mandi “ katanya.
“Kalo gitu sekarang aja bu soalnya sebentar lagi saya mo kerja“ sambil mataku melihat dasternya membayangkan apa yg didalamnya.

“Oh iya, lewat sini saja…” ujarnya karena memang tipe rumah kost yg aku tempati di belakangnya cuma di palang kayu dan seng otomatis kegiatan tetangga-tetangga kelihatan di belakang.

Aku langsung membuka kayu dan sengnya dan masuk ke dalam dan ibu Yulia membawaku di depan, aku mengikuti di belakang.
“Ooohhh seandainya aku bisa merasakan vagina dan pantat ini sekarang” gumamku dalam hati.

Ini lampunya dan kursinya… hati-hati yah jangan sampe ribut soalnya anakku lagi tidur” kata Ibu Yulia.
Aku langsung memasang dan ibu Yulia melanjutkan mencucinya, setelah selesai aku langsung bilang
Ibu sudah selesai“ kataku kemudian ibu Yulia langsung berdiri tp saat itu dia terpeleset ke arahku seketika itu aku menangkapnya.

Uups… oh tanganku mengenai payudaranya yg montok dan tanganku satu lagi mengenai langsung pantatnya yg tdk pake celana dalam dan hanya ditutupi daster saja.
”Maaf Dik Candra… agak licin lantainya” ujarnya tersipu-sipu.
“Candra tunggu yah ibu bikinin teh“ ujarnya lagi.

Dia ke dapur dan dari belakang aku mengikutinya secara pelan-pelan, saat teh lagi di putar di dalam gelas langsung aku memeluknya dari belakang.
“Candra… apa-apaan neh…” sentak Ibu Yulia.
“Maaf bu saya melihat ibu sangatlah cantik dan seksi..” ujarku.
“Jangan Candra… aku dah punya suami..” tp tetap ibu Yulia tdk melepaskan pegangan tanganku yg mampir di pinggangnya dan dadanya…

“Candra… jangaann..” langsung aku menciumi dari belakang menyingkap jilbabnya.
“Ssluurrp… oh.. betapa putihnya leher ibu Yulia” ujarku dalam hati.
“Oowgh… Candra… hmmm…” ibu Yulia menggeliat langsung dia membalik badannya menghadapku.
“Candra… aku udah bers…” saat dia mo ucapin sesuatu langsung aku cium bibirnya.
“Mmmmprh…” tak lama dia langsung meresponku dan langsung memeluk leherku.
“Mmmmmhprpp….” bunyi mulutnya dan aku beradu aku singkapi jilbabnya sedikit saja sambil tanganku mencoba menggeraygi dadanya.

Aku melihat dasternya memakai kancing 2 saja diatas dadanya… aku membukanya dan tersembullah buah dadanya yg putih mulusss… slurp… kujilat dan isap pentilnya….
“Candra…. ooohhh…. ufhhh….” lirihnya.

Sslurrpp…. slurp.. saat aku jilat… sepertinya masih ada sedikit air susunya… hmmmm… tambah nikmatnya.. slurp.. slurp…
Sambil menjilat dan menyedot susunya aku tetap tdk membuka jilbab maupun dasternya tp tanganku tetap menarik dasternya keatas…karena dari tadi dia tdk pake celana dalam maka dgn gampang itilnya ku usap-usap dgn tanganku.

Ohhh… oh… sssshhhh…” gumam ibu Yulia.
Kepalaku kudekatkan ke vaginanya dan kakinya kurenggangkan.
Ssluruupp…. pelan-pelan kujilati itil dan vaginanya…
“Ooh Candra… eennakkh… oghu… mmmpphhff…” teriaknya pelan kulihat kepalanya telah goyang ke kanan dan kekiri.

Pelan-pelan sambil lidahku bermain di vaginanya, kubuka celana pendekku dan terpampanglah penisku yg telah tegang. Namun ibu Yulia masih tdk menyadari akan hal itu. Pelan-pelan kuangkat dasternya, namun tdk sampai terbuka semuanya, hanya sampai di perutnya saja dan mulutku mulai beradu dgn bibirnya yg ranum.
“Mmmmppghh… Candra… aku…” ujar ibu Yulia.
Kuhisap dalam-dalam lidahnya.

“Sslurp… caup… oh ibu sungguh indah bibirmu, vaginamu dan semuanya.” lirihku.
Sambil menjilat seluruh rongga mulutnya kubawa ia ke atas meja makannya dan kusandarkan ibu Yulia di pinggiran meja tanganku kumainkan kembali ke itil dan sekitaran vaginanya.
“mmmpphhhh… ufh… oh… Candra….ibu udah nggak tahaaannnnn…lirih Ibu Yulia.
Pelan-pelan kupegang penisku… kuarahkan ke vaginanya yg sudah basah dan licin….dan bleeesssssssssshh….

“mmmpphhhhh… ufghhh…. Candra….” teriak Ibu Yulia.
Ssleepep… slepp…. penisku kudiamkan sebentar…. Ibu Yulia spontan melihat ke wajahku dan langsung ia menunduk lagi, kududukkan di atas meja makan dan kuangkat kakinya. Mulailah aku memompanya.. slep… slep.. slep… blssss….
“Ooh vaginanya ibu sangat enak….”
“Candra… penismu jg sangat besar” rupanya ibu Yulia sudah tdk memikirkan lagi norma-norma, yg ada hanyalah nafsu birahinya yg harus dituntaskan.

Berulang-ulang kupompa vaginanya dgn penisku.
“Ooohh.. akhh… Candra….” kubalikkan lagi badannya dan tangannya memegang pinggiran meja.
Kutusuk vaginanya dari belakang bleesssssssss…
“Ohhhhh….” teriak Ibu Yulia, kuhujam sekeras-kerasnya penisku tanganku remas-remas susunya.

Aku liat dari belakang sangat bagus gaya ibu Yulia nungging ini, tanpa melepas daster dan jilbabnya kutusuk terus … sleeeepp…. sleeps….
Hingga kurang lebih setengah jam ibu Yulia bilang
“Candra…. ibu udah nggak tahan…..”
“Sabar bu bentar lagi saya jg……” ujarku.
“Oh… ohhhh… mmmppphhhh… Candra… ibu mau keluarrrr… achhhh……”
Semakin kencang dan terasa vaginanya menjepit penisku dan oohhhhh… ku rasakan ada semacam cairan panas yg menyirami penisku di dalam vaginanya…. semakin kupercepat gerakan menusukku…

Slep…. slurp… bleeppp….
“Oohhhhh Ibu aku jg dah mo sampai neh…..”
“Cepat Candra… ibu bantu…. oho…. oohhhhh….”
Ibu Yulia menggoyangnya lagi dan akhirnya
“Ibu…. aku mo keluararrrrr…..”
“Sama-sama yg Candra…. ibu jg mo keluar lagi…” teriaknya…
Dan….
“Ohhh… mmmmppphhhh….. ahhhhh..”
Aku dan ibu Yulia sama–sama keluar… dan sejenak kulihat di vaginanya terlihat becek dan banjir…

Setelah hening sejenak… ku cabut penisku dan kupakai celana pendek setelah itu ibu Yulia merapikan daster dan jilbabnya… langsung aku minta maaf kepadanya…
“Bu.. mohon maaf .. Candra khilaf.” kataku.

“Tdk apa-apa kok Candra… ibu jg yg salah… yg menggoda Candra“ ujarnya.
Aku langsung pamitan kembali ke rumahku sebelah dan mandi siap-siap kerja… setelah mandi kulihat ibu Yulia sedang menjemur pakaian tp jelas di dalam daster ibu Yulia tdk memakai celana dalam karena terlihat tercetak lewat sinar matahari pagi yg meninggi mulai mendekati jam 10 pagi.
Sponsor :Jika ingin taruhan online seperti permainan Poker | Domino | Capsa | Blackjack | Togel | Casino | Sabung Ayam | Bola Untuk info lebih lanjut silahkan hub cust service kami via LIVECHAT.

agen poker online terpercaya di indonesia
Share: