Breaking

Saturday, November 26, 2016

Cerita Pengalaman Ajarin Seks Sama Pembantu

CeritaPengalaman - Cerita pengalaman Sedarah, Cerita Pengalaman Sekolah, Cerita pengalaman Selingkuh, cerita pengalaman suster, Cerita Pengalaman Tante, Cerita Pengalaman Bersama Teman.

Perkenalkan nama saya Herman. Saya akan menceritakan kisah saya yg terjadi pada saat saya masih 3 SMU. pada saat tinggi saya 175 cm berat 55 Kg. dan saya berotot pada saat itu karena sering angkat barbel yg 3 kiloan dan sit-up setelah bangun tidur setiap hari. ya cukup menarik perempuan saat itu sehingga saya dapat seorang wanita cantik di SMU.

Cerita Pengalaman Ajarin Seks Sama Pembantu
Cerita Pengalaman Ajarin Seks Sama Pembantu
Tetapi saya tdk akan menceritakan saya tidur dgn pacar saya karena saya tdk pernah ngesex dgnya dan tentu saja cerita hubungan pacar atau pasutri itu tdk menarik.

Saya akan menceritakan tidur dgn pembantu saya, Yuni, Seorang wanita desa yg Ndeso dan lugu. Dia hanya lulusan SD dan pengetahuan sexnya sangat rendah. Masa artinya perawan saja tdk tahu, dia mengira perawan itu susunya kencang dan pantatnya kencang, dan yg tdk perawan itu susuny6a kendor dan pantatnya gantung. masih ada aja yg percaya begituan di era globalisasi. Umurnya masih 19 tahun, masa keemasan.

Tingginya hanya 160-an cm dan beratnya sekitar 45 kg. Kulitnya putih dan halus seperti wanita jawa lainya. wajahnya pun bisa dibilang lumayankarena putih mulus tak berjerwat. Toketnya ukuran jumbonya itu membuat pria didesanya sering menggodanya.

Sayapun tertarik dgn ukuran besarnya. ukuran yg bisa dibilang kebesaran, 36B, itu adalah nomor yg saya dapatkan ketika mengobok-obok lemarinya ketika dia ke pasar.
BH murahan itu kadang saya cium dan hisap aromanya. oh wanginya BH ini dan kadang-kadang saya juga mencium CELANA DLM nya dan sesekali menumpahkan mani saya di celananya yg kemudian langsung saya bersihkan agar tdk ketahuan.

Dan kalau anda melihatnya naik sepeda ontelnya dan melewati jalan berbatu atau polisi tidur, toketnya goyang dgn indah. pria mana yg tdk ngaceng melihat pemandangan ini. dan apabila mandi, saya sering melihatanya dgn one way mirror yg saya taruh di kmar mandinya.

Melihat dia dgn rambut basah atau penuh busa serta melihat dia menyabuni toketnya dan meqinya yg dipenuhi bulu tipis yg dicukur membuat saya berfantasi tidur dgnya. sesekali saya juga melihat dia menykur jembutnya atau mencukur bulu kakinya di kamar mandi juga membuat junior saya tegang

Melihatnya menyuci mobil, oh alangkah seksinya dia ketika saya melihatnya dgn baju yg ngeplat BH dan putingnya karena basah dan tentunya saya lanjutkan dgn choli atau ngocok. Tidur dgnya?, tdk saya tdk berani karena takut hamil. tetapi karena saya perkembangan teknologi yg memungkinkan tdk bisa hamil maka niat saya tidur dgnya hidup lagi.
Suatu hari, Orang tuaku beserta adikku pergi ke luar kota untuk mengahadiri resepsi pernikahan. Sedangkan saya tdk ikut karena saya ada ulangan di sekolah. tetapi ibu saya ingin saya ikut dgn minta ujian susulan.

Tp saya menolak dgn berbagai alasan karena kalau ujian susulan nggak bisa nyontek. akhirnya ortuku beserta adikku meninggalkanku. Kemudian saya belajar(lebih tepatnya membuat contekan buat besok) dan langsung tidur.
Kemudian saya menegrjakan ulangan dgn contekan dan setelah pulang sekolah saya langsung pulang ke rumah. setelah iu saya main PS2 sampai malam bersama teman saya dan setelah selesai teman saya langsung pulang. tdk terasa sdh malam.
Saya meminta Yuni untuk masak.

“Yuni…Yuni…” saya teriak memanggil Yuni.
Mungin karena terlalu keras dia lari terbirit-birit dari ruang tv ke hadapan saya. pada saat lari. susunya bergoyang kemana-mana di balik baju kekecilanya otomatis membuat saya ngaceng. kemian saya langsung mengambil koran dan menutup k0ntol saya dibalik celana pendek yg saya pakai.

“Yuni, sdh masak nasi belum?”
“waduh saya lupa”
“masak nasi tuh kan lama, bisa setengah jam, gimana sih kamu?”
“Maaf mas Herman, saya lupa”
“makanya dikurangin nonton sinetronya”
“sekali lagi maaf mas…”
“ya udah, gapapa kok, lauknya apa”
“terserah mas”
“kalo gitu, nugget aja yg di kulkas”
“ok mas”
“kalau gitu saya mandi dulu, nanti kalo udah selesai saya dipanggil ya”
“iya mas”
itu adalah percakapan pendek saya dgn Yuni. kemudian saya mandi dgnbersih dan menggunakan baju sepak bola dan celana pendek.

“mas, makananya sdh selesai”, itu suara Yuni memanggil saya. kemudian saya langsung makan.
“mbak makannya sdh selesai” suaraku dgn lantang. kemudian dia datang dan membersihkan meja dan menyuci piring dan saya ke ruang keluarga dan sekilas melihat tv yg sdh hidup yg ditonton oleh nya.
Ternyata sebuah sinetron, ah,mengapa orang suka menonton junk ini. kemudian saya gonta ganti channel, ternyata semuanya sinetron karena lagi “prime timenya”
“mas, kok diganti sih?” katanya yg saya tdk ketahui sdh duduk dibawah
“mbak masih nonton yg tadi?, itu kan jelek”
“bagus lo mas, itu episode terakhir lo mas”
“plis mas” kata itu diulang berkali kali
“ya udah deh”

kemudian saya mengembalikan ke channel semula dan saya mengambil majalah olahraga karena saya anti-sinetron. dan kami sering bincang-bincang ringan. ya seputar kehidupan saya di sekolah dan cerita dia. kemudian beberapa menik kemudian sinetron itu di ending dan sepasang manusia berciuman yg tentunya disensor seperti hanya keliatan punggungya.

“yah, kok cuma punggungnya sih?”
“namanya juga di indonesia, nggak boleh diliatin”
“iya mas, sinetron lain juga begitu”
kemudian saya melenceng dari topik
“emang mbak nggak tau ciuman”
“nggak pernah mas, takut hamil”
“duh ini orang goblog banget ciuman kok hamil” kataku dlm hati
“mbak, ciuman itu nggak bikin hamil”
“emang mas pernah nyium mbak dina ya?” pertanyaanya malah balik ke saya. dina adalah pacarsaya
“nggak pernah, dina kan solehah”, kataku. pacarku memang solehah, sayapun kalau berpacaran selalu disuruh membawa adikku.

Pas nembak diapun setengah mati, dia setuju, tetapi kedua orang tua juga harus setuju. itu permintaan. tp saking cintanya. maka saya menurutinya.
“Ooooo” katanya
“masak mbak nggak pernah?”
“betulan nih nggak pernah sama mas jay”. jay adalah mantan pacarnya di desa. saya mendapatkan informasi ini dari mengorek HPnya
“nggak, saya cuma dicium pipi sama mas jay”
“oooo, mbak pijatin dong”
kemudian saya telungkup di sofa dan Yuni memijat saya.
“Yuni, kamu kok nggak punya pacar sih”
“nggak tau mas”
“loh, kok nggak tau sih”
“iya nih”
“padahal kamu itu cantik”, rayuan gombalku keluar
“ah mas bisa aja”
“kok kamu putus sih sama mas jay”
“dulu mas jay ngajak begituan, tp saya malu kemudian kami putut”
“loh kok malu”
“EEEmmmm”, dia bergumam
“jawab dong”
“saya malu buka baju”
“loh kok buka baju takut?, mbak ini aneh”
“mmmm” dia bergumam lagi, lama sekali
“mbak, jawab dong, budek ya”
“mmmm”
“oi jawab dong”, kataku kesal
“anu mas, saya mau jawab tp jangan bilang sapa-sapa ya”, ucapanya lirih
“oke deh”
“janji ya mas”
“IYA!”, ucapan saya dgn nada menekan
“saya malu dgn susu saya”
ucapan ini membuat saya ngaceng plus rangsangan darinya merijat pada dlmku. otomatis k0ntol saya tertekan
“aduh”
“kenapa mas?”
saya bingung haru menjawab apa
“di situ sakitnya, dipijitnya disitu terus aja”
berarti aku menambah kesakitan k0ntolku
kemudian saya melanjutkan pembicaraan yg tadi terputus
“kenapa?”
“kata teman saya, kegedean, terus saya juga risih kalau naik sepeda sering diliat orang mas, aku isin mas”
“kataku toketmu bagus kok”
“ah mas ini bisa aja. coba ada opersi negecilin susu”
“ada tp harganya selangit, kamu kuat?, nanti operasi di luar negeri”
“saya nggak kuat mas kalo segitu”
“bagus kok susumu Yuni, wanita2 itu pada ingin dibesarin kok kamu dikecilin” kataku memuji
“terus susu kamu bikin tambah kamu jadi sexy loo”, kataku memuji lagi
“ah mas ini”, mukanya merah tersipu malu-malu
“terus muka kamu kan cantik”, pujianku menjadi-jadi
“tp kan aku tetep gadis desa mas, kampungan, ndeso”, katanya merendahkan diri
“kamu bisa kok jadi gadis kota, gadis yg ada di sinetron-sinetron itu”
“ah yg bener mas, gimana caranya?”, katanya
“ya dari baju sikap dll”
“baju, kayak gimana mas?”
“kalo ini kamu harus percaya diri, kamu pake tanktop atau rok mini”
“malu mas”
“udah, kamu coba dulu, saya beliin deh”
“duh, nggak enak mas”
“udah, gak papa kok”
kemudian dia ke kamarnya dan mengambil uang
“nggak papa nih mas, masak saya nyuruh majikan beliin baju”
“oh nggak papa kok, ini kan demi kamu juga, lagipula saya juga ingin keluar”
“makasih ya mas, jadi nggak enak nih”
“udah tenang saja kok”

Kemudian saya keluar dgn naik sepeda motor saya dan pergi ke toko pakaian yg terkemuka. mumpung lagi sale.
saya memilih tang top pink, rok jeans mini dan sebuah G-string. tp masalahnya saya risih membawa pakaian perempuan. apalagi membawa g-string. oleh karena itu, saya mencuri pakaian daripada diketawain sama kasirnya.
Saya memasukan barang tsb di balik jaket saya yg seharusnya tadi dititipkan penitipan barang, tp, karena orangnya nggak ada, saya nyelonong aja. dgn perasaan santai saya keluar dan langsung mengendarai motor ke rumah.

“kemudian agar keliatan beli, saya diam-diam ke dapur dan mengambil kantong kresek yg ada logo sebuah toko baju
“ini Yuni bajunya”
“waduh, makasih banget mas, saya harus ganti brapa?”
“nggak usah ganti, gratis kok”
tetapi wajah senang itu 360 derajat menjadi malu setelah melihat pakaian yg ada di dlm kantong tersebut”
“mas, nggak salah nih?”
“betul kok, kamu pasti seksi dan cantik pake itu”
“kamu mandi dulu, terus baru pake itu, biar tambah cantik”
“tp mas, nanti paha sama belahan susu saya kelihatan lo mas”
“nggak papa kok, kan susu kamu gede terus kulit kamukan putih jadi cantik kok”
“tp kan saya jadi malu”
“tenang, kan cuma ada saya dan kamu doang, jadi nggak usah malu”
“iya deh mas, tp cuma semalam saja ya”
“iya, tp nanti kamu jangan pake beha”
“loh mas, kok nggak pake beha?”
“kamu tahu nggak kalo pake beha bisa bikin kanker toket nanti matinya cepat kayak artis yg diinfotaiment itu”, kataku menakutinya
“saya jadi takut mas”
“makanya kamu nggak usah pake beha aja terus, buang aja behamu, terus kamu pake CELANA DLM yg saya beliin,”
“iya mas”

“Sabunanya yg banyak ya”
kemudian saya menunggu beberapa menit dan akhirnya keluar juga. waduh, cantik bener, terlihat Yuni dgn tanktop V-neck sehinggaputingnya ngeplat dan belahan dadanya yg besar serta terlihat kakinya dan pahanya mulus yg ingin aku raba-raba.
Betul-betul membuat saya ngaceng sampai sakit yg kemudian menyembul dibalik celanaku, dgn cepat aku duduk dan langsung mengambil bantal yg kemudian saya taruh diatas paha.
“gimana mas Herman” katanya berusaha menutupi bagian dadanya
“waduh Yuni kamu seksi dan cantik banget”
“makasih mas Herman”
“mas jay pasti nyesel mutusin kamu kalo liat kamu kayak begini”
“ah mas Herman bisa aja deh”
“kamu itu aslinya cantik dan seksi lo Yuni”
“mas tp ada yg nyelip”
“nyelip?”
“iya mas”
“apaan?”
Dgn malu dia berkata” anu mas, kolor tali yg mas beliin”
“oh nggak papa kok, ayo duduk disofa”
kemudian dia duduk di hadapan saya
“gimana, enak nggak?”

“nggak enak mas, yg bawah nyelip, terus yg atas ngetat mas, nggak pake beha lagi mas, puting saya kelihatan ya mas?,saya malu sekali mas, ternyata jadi gadis kota itu susah”
“puting kamu keliatan bikin kamu jadi tambah seksi kamu kayak di film-film lo, kamu jadi model aja Yuni”
“ah, mas ini bisa aja, nanti kalau Yuni jadi model, nanti yg ngurus mas siapa?”
“udah Yuni, nggak usah ditutup-tutupin susumu, santai aja, kan yg liat cuma aku, kalo kamu kecilin susumu, mungkin kamu nggak jadi seksi lagi lo”
“tenang, cuma saya dan aku, aku nggak gigit kok, aku jaga rahasia kita berdua”
“hihihi” akhirnya senyumnya mengembang juga
“mas, aku boleh salin ndak?”
“jangan ganti, nanti saya ajarin biar tambah seksi dan naughty”
“mas Herman, kok kayak lagunya tata yg”
“nanti biar kamu seksi kaya tata young”
kemudian saya memutar VCD tata young, kemudian lagu sexy, naughty & bitchy keluar
keluarlah keluar tata young yg seksi itu
“tata young aja berani diliatin didunia malah, kok kamu dihadapan saya aja kok malu”
“tata young kan cantik, kalo saya apanya cantik”
“udah, sekarang kamu menutup mata, bayangkan kamu tata young”
“iya mas”

kemudian dia meniru gerakan tata young sambil nyanyi, meskipun englishnya kagok, tp gerakanya sangat sensual. kedua tanganya meraba pahanya, pyudaranya dan tentu saja membuat saya ngaceng. setelah bernyanyi.
Yuni menjadi percaya diri, dia tdk menutupi tubuhnya lagi. tanpa saya sadari, rupanya dia terangsang, terlihat dari putingnya sdh berkembang. Saya menganggap ini kesempatan emas untuk ML dgnya
“mbak, kalo udah nyanyi ayo duduk disini”
“iya mas”
Yuni langsung duduk di sampingku
“mbak haus kan, saya juga haus”
“kok tau sih mas Herman ini, saya ambil jus jeruk di kulkas ya”
“udah, bia saya yg ambil, mbak kan capek abis joget”
kemudian saya langsung mengambil jus jeruk dikulkas dan mengambil gelas di dapur. Kemudian diam-diam saya mengambil obat perangsang milik kedua orang tua saya di kotak obat. kemudian saya menelan 2 obat perangsang sekaligus dan 1 obat saya tumbuk menjadi bubuk dan saya masukan ke dlm jeruknya. kemudian saya langsung ke ruang keluarga, saya pun juga ngaceng terus, dan tdk saya tutupi yg mungkin bisa menambah rangsangan dia juga
“ini mbak jus jeruknya”

“slruupp” jus jeruk itu langsung diminum sampai habis
kemudian efek obat itu bekerja. terlihat Yuni mengipas-ipas tubuhnya dan puting susunya membengkak
kemudian kami mulai ngobrol lagi
“mbak, masa sama mas jay cuman cium pipi?”
“iya, mas”
“mbak, pengin tau nggak rasanya mulut mbak dicium? kayak disinetron?”
“mau, kayaknya enak”
“kalo saya ajarin cium mulut orang mau nggak?”
“saya takut mas”
“katanya tadi mau, kok sekarang takut sih?”
“mmmm” dia bergumam lagi
“udah, gini aja, kamu saya cium, kalo nggak enak nggak usah dilanjutin”
kemudian saya suruh menutup mata, kemuadian saya mendekatkan bibir saya dan kami saling berciuman sekitar 10 detik
“gimana mbak, enak?”
“enak ya mas”

“ini ada satu ciuman lagi tp kamu harus juga aktif, nanti lidah kamu ke lidahmu dan lidahku ke lidahkmu
Kemudian kepalaku sedikit di miringkan dan kami melakukan french kiss cukup lama sekali. kemudian bibirku berpindah kekupingnya dan kucium kupingnya dan aku julurkan lidahku ke lubang telinganya
“uhh.. geli mas” kemudian saya cium lehernya yg wangi
“enak mas enak lagi mas ohh..”
dan kuberikan tanda merah di lehernya. kemudian saya turunkan tali tank topnya
“jangan mas, malu” tetapi kuteruskan saja dan kemudian saya melihat kedua bukit kembar yg yg putingnya sdh menonjol keras.

Kemudian saya remas-remas kedua bukitnya
“mas, pelan saja” kemudian kuturunkan temponya dan ku cubit-cubit kecil toketnya .
Setelah itu saya pilin-pilin putingnya. dia mendesah menggelinjang
“ohh…ahh… geli mas” sungguh indah pemandangan ini. kemudian saya emut-emut toketnya kananya dia teriak-teriak “ohh yea yess ahhh” dan tanganya meremas toket kiri.
Setelah beberapa menit saya pindah dan beberapa menit kemudian saya menjulurkan lidah saya ke pusarnya yg bersih itu dan kedua tangan saya aktif meremas kedua toketnya. posisi ini susah karena perut Yuni bergoyang terus saking nikmat yg kuberikan untuknya.

Kemudian kedua tangan saya turun ke roknya dan pelorotkan roknya.”mas jangan mas ahh jangan mas malu ohh” pada saat ini masih sempet-sempetnya dia untuk bilang tdk. kemudian munculah G-string biru muda, warna kesukaanku kemudian kuraba, rupanya sdh basah.
Kemudian aku raba bibir meqiya yg sdh merah merekah.”ahh enak” kemudian aku pelorotkan juga g stringnya sehingga sdh terlihat Yuni si toket gede bugil dgnpayudata yg mingkin sdh bertambah bear 25% dgn puting mengeras dan meqi basah yg sdh merekah siap untuk ditidur kemudian saya menyuruh Yuni untuk membuka bajuku.

Setelah itu dia memelorotkan celanaku sehinnga terlihatlah CELANA DLM ku yg menyembul. kemudian saya berkata
“Yuni, kamu sdh siap ntuk melihat k0ntol saya sayang?”,
“sdh siap mas” kemudian dia melorot kan celanaku dan “toing” k0ntol ku menyembul keluar, k0ntol dgn jembut keriting dan k0ntol kokoh sekitar 18 cm dgn diameter 3 cm.
“emut donk say…”
“diemut?!”
“iya diemut, dijilat”
“nggak brani ya say?”
“iya mas…”
rupanya dia rada ngeri dgn k0ntolku, kemudian saya kk dapur dan mengambil susu kental manis dan mengambil ceres. kemudian saya oleskan susu kental manis coklat itu sampai memenuhi k0ntol ku dan dan kuberi ceres warna-warni di k0ntolku.

“biar mbak nggak takut, ini saya beri coklat bia enak oralnya, emut sam pai habis”
“iya mas”
“jangan lupa, jangan sampe burung mas kena gigi, nanti lecet”
kemudian dia mulai menjilat k0ntol saya, awalnya menjilat tp kelama-lamaan mengemut
“ah enak sekali Yuni terus ahh yess” yg lama kelamaan sampai mulutnya penuh dan saya menjambak rambutnya.
hisapanya seperti orang yg sdh sering nyepong.

Dia menjalankan perintah. beberapa menit kemudian “croot-croot” saya melepaskan mani saya pertama dimulutnya. anehnya k0ntol saya tdk mengkerut, mungkin ini efek dari obat tersebut.”mas kok buang pejunya di mulut mabak sih?”,

“kamu tau nggak mani itu mempunyai protein yg banyak?,telan aja” kemudian dia menurut dan cairan putih kental itu dia telan sampai habis, kemudian giliran saya menjilat meqinya. kuraba meqinya dan kucari clitorisnya. dia mendesah
“ahh NIKMAT mass lanjut mass” dan kemudian keluar juga dan kubersihkan dari mulutku.
Dan sekarang mungkin saatnya k0ntol saya menerobos meqinya.
“mbak, mungkin ini rada sakit, tp setelah itu nikmatnya keluar”, dan saya sdh bersiap memasukanya. kemudian tangan saya dipegang,

“mas, nanti kalo hamil gimana mas?”,”kalo kamu hamil aku tanggung jawab”.
kemudian sayaberusaha memasukan k0ntol perlahan-lahan rupanya ketika kepala k0ntolku pengenai dinding meqinya,
“uhh, perih mas” kemudian saya memasukan k0ntol 1 cm dan keluar lagi, kemudian saya masukan k0ntol 2 cm dan keluar lagi dan terus-terus menerus danakhirnya aku merasakan ada dinding “duh mas perih sekali,

“udah kamu siap-siap ya say”. kemudian saya menekan dgn keras
“Aaaaa…” Yuni teriak dgn keras. kemudian aku mulai gerakan maju-mundur dgn posisi missionaris dan sesekali saya minta agar k0ntol saya dijepit diantapa k0ntolnya.
“ah-ah-ah-ah” muka kesakitan Yuni berubah menjadi muka penuh kenikamatan.
“oh oh oh lebih cepat mas” kemudian saya mempercepat gerakan k0ntol saya
“nikmat mas terus mas uhhh ahhh yes yess” desahan Yuni yg membuatku bersemangat.
Setelah itu kami berganti posisi favorit (katanya) doggy style. saya menyuruh marni membentuk seperti dan kemudian saya mulai menyodok meqi Yuni.
“ah ah mas terus mas ah ah” sedankan saya memukul pantanya sampai merah dan setelah itu saya jambak rambutnya seperti cowgirl .

Tetapi rasa sakit itu sepertinya ditutupi oleh sodokan maut k0ntol ku. dan beberapa menit kemudian Yuni
“mass mau pipis ahh”,
“udah keluarin aja”. dan kemudian dia menegluarkan cairan kental dan beberapa menit kemudian
“creet…creet…creet…” saya juga mengeluarkan cairan hangat yg kental di meqinya. setelah itu kami french kiss dan tidur bersama di kamar tidur ortuku sambil bugil. kemudian tdk terasa sdh pagi rupanya. Yuni masih teridu pulas dan saya membanguninya.

“Mbak, bangun mbak udah jam 9 pagi mbak”
kemudian dia bangun dgn tubuh lemas ” loh, kok sdh jam 9 pagi”
“laper mbak”
“mas Herman mau makan apa”
“roti selai aja deh, gimana mbak permainan semalam?, enak nggak?”
“enak banget mas, besok-besok lagi ya mas”
“iya”
“mas, tp nanti kalo aku hamil gimana mas”
“udah tenang aja, nanti beli pil anti hamil aja”
“mas nakal deh” katanya mencubit putingku
“kamu nakal juga deh” kemudian aku mencubit toketnya
“kamu jangan pake baju dulu yach” pintaku
“iya, tp mas juga”
kemudian Yuni pergi ke dapur dan aku pergi ke kamarku untuk mengambil CELANA DLM BF pinjeman temanku untuk memberikan pendidikan macam posisi ngeseks. kemudian terdengar suara dari dapur

“mas Herman, selainya rasa apa?, stroberi,coklat,nanas apa kacang?”
kemudian muncul lagi pikiran ngeresku untuk menidurinya
“bawa aja semua selainya. sekalian bawa ceres sama madu sayank”
“buat apa?”
“liat aja nanti deh”
kemudian kami berkumpul lagi di ruang keluarga. saya menyetel film biru kualitas DVD. terlihat dari kover disknya dgn judul hardcore xxx yg kata teman saya katanya ngeseks di bermacam posisi dan di berbagai tempat seperti di kantor,rumah sakit, hutan, lapangan, air terjun dll dan orangya bermacam seperti chinesse,arabian,india dan lokal ,dll
Sedangkan Yuni sdh menaruh roti dan barang yg saya inginkan. kemudian kami menonton film tersebut bersama Yuni sabil makan roti. wah rupanya film ini berdurasi 45 menit.
Ternyata benar kata sohibku ini film ini memberi pengetahuan posisi macam-macam dan tempat settingannya keren. baru menonton adegan buka baju k0ntol saya bengkak lagi. sedangakan Yuni masih santai-santai saja.

Para model yg digunakan betul-betul pro dan cakep-cakep dan cantik-cantik. dan saya paling suka melihat salah satu adegan 1 tante-tante girang yg luar biasa cantiknya serta tubuh yg sangat sempurna dientot 3 orang. saya juga suka melihat orang india yg mukanya seperti aiswarya rai yg toketnya ukuran jumbo, saya taksir 39c ditiduri oleh pria india perkasa. dan kemudian film itu selesai.
“mas Herman, minta jatah lagi dong, saya melihat Yuni yg waow toketnya betul-betul membengkak, tdk seperti kemarin. putingnya pun lebih besar. kemudian saya menumpahkan semua sirup dan selai saya oleskan ke tubuh saya dan tdk lupa untuk memberikan ceres ke tubuh saya kemudian saya menyuruh membersihkan tubuhku dgn lidah.

Kemudian dia menjilat tubuhku dgn ganas dan terakhir mengemut k0ntol saya. mungkin karena kelewat nafsu yg membara. Yuni menngemut dgn sangat pintar dan kemampuan sedotanya kayak mesin pompa betul betul enak sekali tdk kaya kemarin.
Sedotanya mungkin bisa membuat k0ntol saya panjang,”uh-ah alamak enaknya terus ah sedot trus yess ahhh uhhh” desahanku sambil menjambak rambutnya” beberapa meni kemudian saya menumpahkan mani di mulutnya dan dia langsung mengemutnya, tp kali ini k0ntol saya mengekrut.
“loh mas, kok ini mengkerut sih nggak kayak kemarin?”
“kan ini nggak pake obat sayang kayak kemarin”
“kalo ukuranya segini gimana masukinya dong?”
“semua laki-laki tuh kayak gini kalo abis keluarin peju, kamu harus bikin saya rangsangan biar ngaceng lagi”

“rangsangan apaan?”
“pokoknya sesuatu yg bikin aku ngaceng seperti menari bugil atau laninya”
oh kamu tiru ini aja, lebih gila juga boleh”
Sebetulnya k0ntol saya dipijit-pijit juga udah ngaceng tpu saya mencari cara untuk mengulur waktu
kemudian aku ke kamarku mengambil DVD porno lagi yg ceritanya seorang wanita super eksibisionis membuat pria horny. kemudian aku menyetelnya untuk Yuni. sedangkan aku kamar tidur untuk merenggangkan otot.
Setelah selesai saya melihat Yuni masih menonton film itu dan beberapa menit kemudian film itu selesai. kemudian Yuni menggunakan bajunya lagi.
“loh kok pake baju lagi”,tanyaku.
“buat pertunjukan, nanti juga copot lagi”.

dia menyuruhku untuk duduk di sofa agar saya bisa menikmatinya. rupanya dia ingin meniru yg ada di film barusan. setelah selesai pakai baju dia bilang action maka akting nya di mulai. Dia berjalan berjalan seperti peragawati dan matanya selalu melirik padaku dgn kedipan nakal.
Kemudian dia stop di depanku. kemudian dia jong kok dgn paha terbukan lebar memamerkan meqiya karena tdk menggunakan kolornya kehadapanku kemudian berdiri lagi. kemudian dia mengambil botol air mineral dan menumpahkan di rambut bajunya seperti tdk sengaja.
Kemudian terlihatlah kedua putingnya yg menambah keseksianya. kemudian dia kelihatan seperti megusap bajunya. yg kemudian kedua tangan itu mengusap dadanya yg basah karena air itu. kemudian dia dia seperti ketagihan mengusap toketnya dan memegang pyudaranya.
Spontan burungku sdh berdiri tp belum maksima. kemudian dia memilin-milin putingnya yg rupanya terangsang sendiri. dia memuntir muntir putingnya dan tentu desahanya “ah-uh ohhh” yg membuat saya horny maksimal.

Kemudian setelah memuntir dia kemudian dia duduk berhadapan di kursi. dia terlihat membuka pahanya yg spontan sdh membuat jatah. tp rupanya belum berakhir. Yuni kemudian mengusap-usap pahanya dan mulai meraba-raba bibir meqinya.
Dia mulai memasukan 3 jari sekaligus ke dlm meqinya. kemudian dia mulai mengocok jarinya di meqiya. pertunjukan panas ini sangat mendebarkan yg dimana ini kejadian “live show” yg sangat panas.
Eranganya ketikan memaskuan jarinya “ah-uh ahhh” membuat pria manapun ngaceng. kemudian setelah berselang berapa menit, Yuni meng akhiri mastur basinya. cairan kental sdh ada di jarinya. kemudian saya tepuk tangan dan sebuah ciuman jidat.
“Wah rupanya Yuni pinta berakting”

“ah bisa aja mas Herman, saya kan cuma meniru yg ada di tv”
“karena kamu berhasil membuat saya ngaceng ayo kita bertanding”
“Yuni, boleh nggak saya anal sex?”
“Anal sex, apaan tuh?”
“Anu,ngesex tp di pantatmu”
“MMMM” Yuni
“plis, munkin rada perih, tp saya ingin coba”
“boleh mas”
kemudian Yuni telungkup dan saya beri bantal di pantanya serta k0ntol saya sdh pas ke panatatnya
“saya masukin ya, sakitnya ditahan ya”
kemudian saya memasukan k0ntol saya, setiap saya masukin, Yuni mendesis kesakita. saya suruh untuk masturbasi. kemuadian saya menaikan temponya. ternyata benar. dijepit pantan itu enak rupanya.
“ahh….uhh….” semakin lama semakin cepat
“ahh…uhhh…” eranaganku.
“ahh nikmat sekali dijepit pantatmu Yuni !”. dan beberapa menit kemudian saya menghentikan aksi ini. saya kasihan Yuni merasa kesakitan.
kemudian saya suruh untuk berbalik badan. rupanya dia sdh berlinagan air mata. kemudian saya mengecup matanya.

“sdh Yuni”
“loh mas kok nggak sampai puncak”
“saya kasihan sama kamu Yuni”
“ah nggak papa kok mas sapai selesai, yg penting mas Herman senang”
“udah nggak saya terusin analnya, sekarang gini aja, kamu diata saya dibawah, kamu pasti senang”
kemudian kita bertanding dgn posisi woman on top atau wanita diatas. dgn posisi ini saya melihat wajah Yuni berubah 360 derajat.
“ahhhh…uhhhh…..”desahan ini selalu keluat apabila Yuni memasukan k0ntolku. semakin lama desahanya semakin jadi “wow, yess ah yess”, semakin lama temponya semakin cepat. dan akhirnya
“mas, Yuni mau keluar”
“mas Herman juga keluar, kita keluar sama-sama yuk”
“kita hitung ya 3…”
“2…”
“1…”
“creeettt” akhirnya kami langsudn lemas bersama
“ayo Yuni, kita bikin penutupan”
“iya mas”
“sekarang kamu pijit-pijit k0ntol saya biar berdiri lagi”
kemudian Yuni memijit batang kemluanku dan akhirnya ngaceng lagi
“sekarang kita bertanding di kamar mandi sambil mandi biar bersih”
“mau di kamar mandi, di dapur siapa takut!”
saya heran dgn ini cewek kok nggak capek ngesex ya, mungkin gara-gara pengalaman pertama)
kemudian saya gotong dia ke kamar mandi dan saya setel air hangat.
Kemudian kami saling menyabuni dan membilas satu dgn lainya. setelah itu kami sikat gigi dgn cara unik. saya sikat gigi dgn odol yg banyak sekali. kemudian saya sikat sehinngga busanya bertumpahan.

CeritaPengalaman Cerita pengalaman SedarahCerita Pengalaman SekolahCerita pengalaman Selingkuhcerita pengalaman susterCerita Pengalaman TanteCerita Pengalaman Bersama Teman.

Kemudian busa itu saya tranfer lewat french kiss yg lama dan saya begitu juga kumur kumur tp airnya air bersih maksudnya air yg dari keran saya masukan ke mulut saya langsung saya beri ke Yuni jadi tdk saya gunakan kumur dahulu.
Setelah itu kita ngesex posisi standing yaitu Yuni saya senderkan di tembok kemudian kinya ditekuk ke atas dan saya menembus meqinya. rupanya posisi ini membuat saya menguras banyak energi dan bikin capek tetapi tertutupi oleh kenikmatan duniawi dan setelah beberapa menit saya menegeluarkan mani terakhir saya di meqinya dan kami saling mengeringkan badan dan memakai baju kembali dan setelah ini Yuni merapihkan rumah.
Sejak peristiwa ini kami sering melakukan hubungan sumai istri apabila dirumah hanya kami berdua.