Breaking

Monday, November 28, 2016

Cerita Pengalaman Bersama Agen Asuransi

CeritaPengalaman - Cerita pengalaman Sedarah, Cerita Pengalaman Sekolah, Cerita pengalaman Selingkuh, Cerita pengalaman suster, Cerita Pengalaman Tante, Cerita Pengalaman Bersama Teman.

Hallooo semuanya, nama sy Septa. Sy kaget sekali karena ternyata ada situs ceritapengalaman.com yg memuat cerita pengalaman sex terbaru tetntang pengalaman yg mengasyikkan dan secara jujur sy sering bermasturbasi sambil membaca cerita-cerita tersebut.

Cerita Pengalaman Bersama Agen Asuransi
Cerita Pengalaman Bersama Agen Asuransi
Sy adalah seorang laki-laki yg cukup hiperseks dan tentunya sy senang sekali jika ada wanita yg ingin merasakan kenikmatan bercinta dgn sy tetapi apapun yg terjadi dgn anda, sy tdk akan menanggungnya.

Sy memiliki banyak sekali cerita pengalaman nyata sy dan sy akan ceritakan satu persatu dan salah satunya adalah pengalaman nyata yg sy akan ceritakan berikut ini.  Jika anda melihat dari judul, pasti anda akan mengira bahwa cerita ini berbau horror atau mistik. Sy akan tegaskan bahwa cerita ini tdk berbau horror ataupun mistik sehingga anda bisa membacanya di malam hari.

Kamis Malam minggu lalu pukul 8 malam, sy sedang asyik mengutak atik komputer karena sy baru saja menemukan program yg bisa digunakan untuk bermain game Play Station di komputer. Mendadak keseriusan sy dikagetkan oleh suara telepon dan karena di rumah itu tdk ada siapa- siapa makanya sy memutuskan untuk mengangkat telepon itu. Disaat sy menjawab telepon tersebut, ternyata dia adalah seorang petugas asuransi yg menawarkan produk- produk asuransi.

Secara jujur, sy tdk tahu apa-apa mengenai asuransi sehingga sy mengiyakan saja ketika gadis di telepon itu menawarkan diri untuk berkunjung ke rumah karena saat itu dia berada tdk jauh dari rumah sy dan dia mengetahui rumah sy berdasarkan referensi dari teman ayah sy yg saat ini sedang bertugas ke Negara Malaysia selama 2 minggu.

Tdk lama setelah telepon tersebut ditutup, mama sy menelpon sy dan menyuruh sy untuk berhati-hati di rumah karena malam ini dia tdk akan pulang karena sedang menemani adik sy yg saat itu sedang berada di Rumah Sakit Persahabatan karena dia mengalami kecelakaan patah tulang sewaktu bermain-main di belakang halaman rumah.

Sy menutup gagang telpon setelah mama sy menyuruh sy untuk menjaga rumah dan lima menit kemudian, bel rumah sy berbunyi. Sy langsung berlari ke dapur untuk mengambil kunci pintu depan. Sambil membawa kunci gerbang, sy berlari untuk mengetahui siapakah yg berada di depan pintu, ternyata dia adalah gadis petugas asuransi yg baru saja menelepon sy dan sy mengetahuinya ketika dia mengenalkan diri dan memberikan sy sebuah kartu nama yg bertuliskan namanya.

Namanya adalah Merlin dan dia memiliki figur tubuh yg cukup menggairahkan dan sy sungguh kaget karena dia ternyata masih berumur 23 tahun dan itu berarti tdk begitu jauh dari umur sy. Sy mempersilakan Merlin untuk masuk ke dalam rumah sy yg cukup besar.

Setelah sy menyuruhnya duduk dan menyiapkan sedikit penganan dan minuman juice untuknya, sy menanyakan keperluan kedatangannya sambil sekali-sekali melihat ke arah balik baju kantornya yg cukup seksi karena saat itu dia mengenakan baju terusan yg biasa dipakai oleh wanita wanita karir kebanyakan. Dia menjelaskan bahwa produk di perusahaannya sangat cocok untuk pemuda seumur sy mengingat premi yg sy mesti tangguhkan cukup murah.

Sy sebenarnya tdk begitu tertarik dgn produk asuransi dan mengenai uang, sy sebenarnya tdk ada masalah dgn itu berhubung tabungan sy cukup banyak di Bank BCA dan di Citybank karena biarpun sy masih muda, sy sering sekali mengikuti program program share dan investasi berjangka.
Merlin masih serius sekali menjelaskan produk finansial tersebut kepada sy dan sy tdk memperhatikan satu kalimat pun yg dia ucapkan karena pandangan sy sekarang sedang memperhatikan gundukan yg mengembung berada di balik selangkangannya dan membuat sy menelan ludah berkali-kali.

Akhirnya Merlin menyadari hal tersebut sehingga presentasinya yg tadi lancar mendadak menjadi tersendat-sendat. Untuk membuatnya tdk curiga dgn ‘kegiatan mata’ sy, sy kemudian mendekatinya dan berpura-pura menanyakan jumlah premi yg mesti ditangguhkan. Dia kembali menjelaskannya dan sy langsung mengelus-elus pahanya yg masih tertutup oleh kain tetapi sy kaget sekali karena tindakan nakal sy ini hanya didiamkan saja sehingga sy semakin berani untuk mengarahkan tangan sy ke arah ‘bagian sensitif’nya.

Rupanya agen asuransi ini cukup responsif dgn kenakalan tangan sy dan sy mengetahuinya karena dia mendadak menghentikan presentasinya dan mendesah-desah bahkan dia mulai memegang payudaranya sendiri yg masih terbungkus oleh pakaiannya. Sy tentunya tdk tahan lagi untuk bersetubuh denganya sehingga sy langsung memeluk dan menciumnya.

Pertama kali memang dia agak sedikit meronta dan melarang sy untuk berbuat zina tetapi lama-lama pertahanannya menjadi goyah karena sy terus membujuknya dgn sentuhan-sentuhan di payudara dan selangkangannya dan akhirnya dia bertekuk lutut di hadapanku. Merlin masih duduk di kursi tamu tersebut sementara sy sdh berada di depan selangkangannya. Dgn ganasnya, sy langsung menjilati selangkangan Merlin yg masih dibalut oleh kain celananya.

Permainan lidah sy di sekitar selangkangannya dan permainan tangan sy di payudaranya membuat dia menjadi mendesah dan menyuruh sy untuk berhenti sebentar. Sy menerima permintaan untuk berhenti sebentar dan Merlin langsung membuka seluruh busananya di meja tamu sehingga sekarang sy bisa melihat sebuah pemandangan yg merangsang. Sesosok gadis muda dgn payudara yg mancung, berkulit putih mulus, befigur seperti gitar spanyol dan yg paling menyenangkan adalah masih adanya rambut-rambut halus di sekitar daerah terlarangnya.

Setelah sy jg membuka seluruh busana sy, sy langsung mendekati Merlin dan mencium bibirnya yg kecil itu sambil tangan sy menggeraygi bibir penisnya yg semakin basah itu.
“Ohh, Septa..” desahnya ketika jari-jari sy mulai memasuki liang kenikmatannya.

Desah- desah gairahnya membuat “senjata” sy semakin menegang sehingga tanpa persetujuannya, sy langsung memasukkan senjata sy ke dalam sarungnya. “Bless..”, masuklah batang penis sy yg berukuran 17 cm ke dalam liang senggamanya yg masih sempit dan diselingi oleh teriakan histeris dan darah yg mengucur dari dalam liang kewanitaannya.

Ternyata, petugas asuransi ini masih perawan dan sy semakin bersemangat karena sempitnya liang kewanitaannya yg memijat-mijat batang penis sy membuat desahannya semakin mengeras dan dia mulai meracau tdk karuan dan bahkan dia mulai menganggap sy sebagai kekasihnya sendiri. Hal ini sy ketahui ketika dia memanggil sy dgn sebutan “syng”, “hubby” dan bahkan ada kata-kata kotor yg membuat sy semakin terangsang. Liang kewanitaannya semakin basah dan dentuman-dentuman batang penis sy di dalam liang senggamanya membuat seluruh tubuh kami menjadi berkeringat.

Tiba-tiba, Merlin memegang pinggul sy dan menyuruh sy untuk mempercepat gerakan sy sambil berkata,
“Septa syngg.. cepetann.. Merlin udah mau keluarr..” dan tak lama setelah dia berkata demikian, dia berkata dgn terbata-bata,
“enakk.. shh.. enakk.. Septa.. sy klimakss..” sambil memeluk sy dgn erat-erat dan bahkan disaat dia mencapai puncak kenikmatannya, dia menggigit punggung sy sehingga sy merasakan perih di punggung tetapi hal ini semakin menambah gairah seksual sy.

Disaat itu, sy masih tegar dan belum memperlihatkan gejala-gejala ingin klimaks tetapi tentunya birahi sy masih tinggi sekali. Sy bosan dgn gerakan sy sehingga sy langsung menyuruh Merlin untuk berbalik badan. Merlin menuruti sy dan dia berbalik badan dgn tangannya yg bertumpu pada kursi sofa di ruang tamu, batang penis sy yg masih menegang langsung sy masukkan ke dalam lubang pantatnya.

Pertama kali batang penis sy menembus liang duburnya, dia berteriak histeris tetapi setelah sy mendiamkan batang penis sy yg cukup besar di dalamnya, dia justru mulai menyenangi permainan ini dan menyuruh sy untuk mengeluar masukkan batang penis sy di dalam liang analnya. Sekarang gantian sy yg mendesah- desah karena liang analnya mulai memijit-mijit batang penis sy secara nikmat sekali. Sy terus melakukan doggy style ini dalam waktu 10 menit kedepan dan sy masih dalam keadaan yg masih kuat dalam permainan.

Sy kemudian menyelesaikan permainan itu. Sy mengambil kertas koran yg tdk jauh dari kursi tamu tersebut dan menaruhnya di atas lantai, kemudian sy tidur di atas kertas koran tersebut dan sy mengajak Merlin untuk berada di atas diri sy.

Merlin menyetujui ajakan sy dan dia langsung mulai memasukkan batang penis sy yg masih tegang ke dalam liang senggamannya. “Bless..” dgn penuh sensasi, Merlin secara refleks langsung menggerakkan naik turun sehingga batang penis sy seperti dipijit pijit dan sy yakin Merlin semakin lama menyukai permainan ini karena liang senggamanya yg semula mengering kembali basah dan hangat dan ini membuktikan bahwa dia mulai terangsang kembali. Sambil menggoyang-goyangkan pinggulnya, dia mulai mengelus-elus dada sy sementara disaat yg bersamaan sy mulai memijit payudara dan puting dadanya sehingga dia menjadi mendesah secara nikmat. Kami bergumul cukup lama.

Setelah 10 menit kemudian, sy merasakan ada sesuatu yg ingin keluar dari dalam batang penis sy. Sy tdk peduli apakah dia akan hamil nantinya atau tdk, yg pasti sy sangat puas jika sy bisa memasukkan semua sperma sy ke dalam liang kewanitaan perempuan.

Sy semakin mempercepat dan Merlin memberikan respon yg cukup baik karena dia jg mempercepat gerakan naik turunnya sehingga gerakan kami semakin cepat dan semakin gila sehingga sy akhirnya melepaskan semua sperma sy di dalam liang kewanitaannya sementara disaat yg bersamaan, Merlin jg telah mencapai puncak kenikmatan tersebut karena dia memeluk sy erat-erat dan sy merasakan cairan yg menetes dari dalam liang senggamanya yg membanjiri batang penis dan menyatu dgn sperma sy yg sdh keluar duluan. Setelah kami sama sama melepas kenikmatan ini, kami berdua sama sama roboh dan tertidur.

CeritaPengalaman Cerita pengalaman SedarahCerita Pengalaman SekolahCerita pengalaman SelingkuhCerita pengalaman susterCerita Pengalaman TanteCerita Pengalaman Bersama Teman.

Setelah kami sama sama telah bangun, sy meminta aplikasi asuransi dari Merlin dan sy memberikan segala informasi mengenai sy kepada Merlin dan tak lama kemudian, dia mohon pamit untuk pulang dan jg berterima kasih karena memberikan dia sesuatu yg sangat nikmat dan takkan pernah terlupakan selama hidupnya.