Breaking

Sunday, January 1, 2017

Cerita Pengalaman Sopir Ayahku Gila Ngesek

Cerita pengalaman SedarahCerita Pengalaman SekolahCerita pengalaman SelingkuhCerita pengalaman susterCerita Pengalaman TanteCerita Pengalaman Bersama Teman.

Cerita Pengalaman Sopir Ayahku Gila Ngesek
Cerita Pengalaman Sopir Ayahku Gila Ngesek
Ceritapengalaman.com - Aku akan menceritakan pengalaman hidupku Perkenalkan Aku Indri, sekarang ini usiaku meginjak 24 thn. Selama ini aku dan Pak Haryo tdk melakukan belaian seperti dulu, mungkin hampir sembilan bulan lamanya sejak Yono keponakan Pak Haryo merenggut keperawananku.. dan tanpa aku sadari ternyata setelah kepulangan Yono ke kampungnya Subang, Yono telah menceritakan kisahnya pada Pak Haryo pamanya itu yg hingga saat ini kembali kerja menjadi sopir keluarga kami.

“Mbak Indri kenapa melakukannya sama keponakan Bapak??” Kontan saja saat Pak Haryo tanya itu aku kaget sekali, aku pikir Yono akan diam seribu bahasa, tp kenyataannya Yono malah cerita ke pamannya itu, dan aku malu sekali mendengarnya langsung dari pertanyaan Pak Haryo, padahal beberapa bulan lalu atau mungkin satu tahun lalu Pak Haryo hanya membelai-belai daerah sensitifku dan tdk berani untuk membobol keperawananku yg ternyata keperawananku hancur oleh keponakannya sendiri .

Saat itu aku hanya tertunduk malu ketika Pak Haryo Tanya masalah itu ke aku yg kira-kira pada awal bulan Januari 2015, yg sdh hampir 2 bulan sejak Yono membobol keperawananku aku tdk pernah bermain belaian sex sama siapapun termasuk Pak Haryo, karena sejak aku berhubungan badan untuk pertama kalinya itu aku anggap itu yg terakhir kali melakukannya (malah aku sempat bersumpah untuk tdk melakukan kegiatan sex sekecil apapun), tp terus terang saja kalo aku betul-betul tersiksa dgn gejolak sex yg sdh aku tahan sejak 10 bulan lalu.
                                            Jangan lupa klik disini Cerita Dewasa Terbaru 


Dan ternyata Pak Haryo mengungkit lagi masalah itu sehingga terlintas lagi bayangan sex di pikiranku ketika Pak Haryo bertanya tentang hubungan sex ku dgn keponakannya. Saat Pak Haryo Tanya itu aku lagi nonton tivi di ruangan bawah pagi jam 10 dan seperti biasa di rumah sepi karena ortu pada kerja dan adikku sekolah.

Aku masih ingat betul saat itu tanggal 4 Januari 2016. Aku jawab saat itu begini
“ah Pak Haryo ….udah ah jangan Tanya masalah itu lagi, Indri jadi malu dengernya…” begitu kira-kira jawabku saat itu…lalu Pak Haryo tersenyum sambil agak mendekatkan wajahnya ke arahku yg saat itu sedang tiduran di sofa depan tivi dan ngomong seperti ini
“dulu Mbak Indri suka diusap sama Bapak…. kalo Bapak ngajak Mbak Indri lagi usap-usapan lagi kira-kira Mbak Indri mau nggak??”

Aku tentu saja menggeleng sambil menyuruh Pak Haryo meninggalkan ruangan keluarga
“udah Pak jangan ganggu Indri deh… mending Bapak ke dapur aja gih!!!” kataku setengah menghardik saat itu.

karena jenuh nonton tivi aku kepengen mandi pagi saat itu yg kebetulan ada kuliah jam 12 dan langsung menuju kamar mandi dan setelah selesai keramas aku langsung menuju ke atas kamarku sambil pake daster dan di kamar aku langsung pasang hair dryer untuk keringin rambut sambil terlihat pintu kamarku setengah terbuka karena aku anggap ga ada siapa-siapa diatas aku membuka daster yg kebetulan tdk memakai cd dan bh jadi langsung aku buka saat itu dan ternyata Pak Haryo mengintip kegiatanku membuka daster yg sdh pasti saat itu aku telanjang bulat.

 Aku lihat dari cermin kamar bayangan Pak Haryo sedang menyapu tp tatapannya ke arah tubuhku aku memekik kaget dan menutup kamar dan ternyata Pak Haryo malah lebih nekat memasuki kamarku yg kebetulan ga ada kuncinya itu aku menutup dadaku dgn tanganku saat itu dan memohon ke Pak Haryo untuk meninggalkan kamarku saat itu eh dia malah tersenyum sambil bilang gini

“Mbak Indri kenapa jadi penakut begitu padahal beberapa waktu lalu Mbak Indri meminta Bapak untuk mengusap-ngusap Mbak Indri, bapak kepengen merasakan seperti yg Yono rasakan waktu itu boleh kan, dijamin Bapak ga akan melakukannya dgn kasar kok ” begitulah katanya dgn tetap melihat bagian tubuhku yg vital, saat itu aku hanya menutup pake tangan kemaluan ku dan dadaku dan tentu saja bagian-bagian tubuhku yg lain terlihat jelas putih dan mulus.

Saat itu Pak Haryo makin berani mendekatiku sambil mendesakku ke arah dinding kamarku yg membuat aku semakin ketakutan karena saat itu aku berjanji ga akan melanggar sumpahku untuk tdk melakukan kegiatan sex dgn siapapun walau beberapa bulan lalu aku sempet minta di usap-usap sama Pak Haryo.

 ya saat itu aku masih tetep single ga punya pacar karena takut sama mama kalo punya pacar, dan setelah Pak Haryo semakin mendesak ke arah dinding semakin dekat pula hembusan nafasnya di wajahku dan dia mulai membelai rambutku sambil aku memohon ke dia untuk tdk meneruskan aksinya sampai aku bilang begini
“Bapak jangan teruskan, Indri udah janji ga akan lagi seperti dulu-dulu saat sama Bapak karena Indri takut ketagihan Pak, tolong Pak berhenti…”

Sambil sedikit demi sedikit berjongkok sambil tetap tanganku menutup aurat yaitu dada dan kemaluan ku dgn keadaan telanjang saat itu , eh Pak Haryo malah bilang gini
“ tenang Mbak Indri Bapak pasti akan lembut melakukannya Mbak….soalnya Bapak lihat akhir-akhir ini Mbak Indri sering melamun dan semakin hari Mbak Indri semakin membuat Bapak jatuh cinta dgn kemulusan dan kecantikan Mbak Indri, apalagi disaat 

Mbak Indri dibalut handuk , aduh Bapak mah ga kuat melihatnya juga Mbak…
“Beda sekali dgn beberapa bulan lalu Mbak….saat ini Mbak Indri semakin kelihatan cantiknya”katanya dgn logat sunda merayu dan saat aku berjongkok begitu aku memejamkan mata saat dia mulai elus-elus rambut,pipi dan kelopak mata aku yg saat itu agak sedikit air mata,dan tangannya terhenti di telinga dan usap-usap di telinga sambil sesekali melebar usapannya ke leher yg lambat laun merangsang gairah sexku yg saat itu sdh tdk mens lagi sejak 3 hari.

Aku pun terdiam disaat Bapak ikut jongkok dan membelai tangan yg menutup bagian dada, sambil tetep memejamkan mata ini, gairahsex.com dan Bapak membukakan tangan ini dari dada dan anehnya aku pun menurut saat itu ketika dadaku mulai terbuka karena Bapak menyibakkan tangan yg menghalangi dada ini.

Lalu dia menaruh tangan kiri aku ke bawah sehingga di posisi jongkok itu dia bisa secara jelas melihat dadaku kiri dan kanan yg mancung, dan Bapak pun mulai membelai dada ini saat itu sambil tetep kami berjongkok berdua dan sesekali dia melihat ke arah kemaluan ku yg masih ku tutup dgn tangan kananku dan tangannya menyibakan tangan kanan ku yg saat itu menghalangi kemaluan ku dan akupun seperti dihipnotis menurut dgn lemah aku turunkan tangan kananku.

Saat itu sehingga posisiku waktu itu berjongkok bersandar ke dinding kamar dan tanganku dua-duanya aku turunkan ke bawah yg tentu saja dgn leluasa Pak Haryo melihat pemandangan indah yg akhir-akhir ini ngga pernah lagi dinikmatinya seperti dulu.

Dan setelah Pak Haryo mulai menyentuh kemaluan ku dgn posisi berjongkok itu akupun ikut hanyut menikmatinya karena sdh lama sekali aku tdk melakukannya sejak 10 bulan lalu berhubungan badan pertama kali dgn keponakannya Yono. 

Aku memejamkan mata dan mencoba menikmati suasana itu sambil sesekali tak sadar mengeluarkan suara desahan yg mungkin membuat Pak Haryo tambah bernafsu saja saat itu. Lalu dia mencoba memangku tubuhku saat itu ke atas ranjangku dan anehnya aku mengulurkan tangan saat itu seperti memberi akses kepadanya untuk lebih jauh lagi melakukan kenikmatan.

Saat itu aku betul-betul hanyut dgn sentuhannya dan melihat jam di dinding kamarku sdh jam 12 siang,artinya aku harus kuliah tp ga kepikir untuk bersiap-siap kuliah hanya perasaan nikmat yg ada dipikiranku saat Pak Haryo mengangkat tubuhku ke atas kasur…dan adegan berikutnya Pak Haryo membuka ghespernya yg usang itu lalu pelan-pelan sekali membuka celananya sendiri yg ternyata dia ga pake celana kolor lagi saat itu dan terlihatlah penisnya nya yg menegang kalo dibandingkan dgn burung keponakan nya lebih kecil diameternya tp lebih putih warnanya…

Sambil membuka celananya itu dia masih tetap memakai kemeja lusuhnya dan meminta aku untuk mengusap k0nt0l yg tegang itu. Aku pun dgn pelan-pelan meraih k0ntol Pak Haryo yg hangat dan berdenyut lalu perlahan mengocoknya seperti yg pernah aku lakukan setahun lalu di mobilku bersamanya.

Dia dgn posisi berlutut merem melek ketika aku mengocoknya perlahan sementara aku hanya berbaring saja di kasur dgn posisi tidur terlentang dan sesekali dia melihat ke arahku dan tak lama dia meraih toketku yg putih mulus, memang dadaku ini sedang untuk ukuran cewe hanya 34b nomor bh ku tp mancung, putih dan mulus tanpa cacat, mungkin itu yg membuat Pak Haryo tergila-gila.

Lalu kemudian dia mendekatkan wajahnya ke wajahku dan berusaha mencium bibirku tp aku menolaknya dgn menggelengkan kepala di bantal saat itu dan dia hanya menciumi kening leher dan dadaku lalu ciumannya ke perut dan berakhir di kemaluan ku yg sdh basah sekali …ah nikmat sekali rasanya…aku menolak diciumnya karena Pak Haryo perokok jadi bau sekali nafasnya dgn bau rokok cerutu kebiasaannya. 

Tp saat dia berlama-lama cium daerah kemaluan ku aku betul-betul di awang-awang dan mengejang seperti ingin pipis tp nikmat sekali.
Setelah aku orgasme dan tubuhku bersimbah keringat dia menghentikan kegiatannya, lalu Tanya gini ke aku
“Mbak Indri….kalau burungnya Bapak dimasukin ke itu nya Mbak Indri…boleh ga??”katanya lembut Aku hanya menganguk saat itu lalu dia bilang lagi ”tp Mbak Indri istirahat saja dulu…Bapak liat 

Mbak Indri kepanasan” Aku menganguk saat itu, memang cuaca di atas sini panas sekali kalo siang-siang apalagi jam 12-an.
Tak lama 15 menit kemudian Pak Haryo membawakan air putih dingin dari bawah dgn hanya pake baju kemeja lusuhnya saja dan terlihat burungnya mengecil Lalu setelah aku meminumnya dia Tanya begini.

“Mbak Indri saat itu pernah mengulum burung nya Yono ngga?”tanyanya polos,aku pikir saat itu “dasar dari kampung,polos banget pertanyaannya” lalu menggeleng jujur…dan dia tersenyum seakan dia ingin dikulum burungnya.

Dan setelah aku menaruh gelas di meja dia naik lagi ke kasur kamarku dan mulai membelai dadaku lagi….aku kemudian berbaring lagi memejamkan mata dan mulai menikmati sentuhannya lagi sambil agak mengangkat kaki kiriku saat itu aku mengerang dan mendesah saking nikmatnya dan burung Pak Haryo terlihat berdiri lagi dan mendekatkannya ke arah mulutku aku sempet menggeleng tp dia setengah memaksa mendekatkan k0ntol nya ke arah bibirku.

Sekilas tercium bau keringat di sekitar kemaluan nya dan aku berusaha untuk tdk menghirupnya dan mencoba membuka mulut ini saat Bapak menyodorkan kemaluan yg diameternya lebar itu dan saat aku mulai menyentuhkan lidah ke liang k0ntolnya terasa asin dan aneh lalu lambat laun aku memasukan agak lebih dlm ke mulutku…dan itu adalah kemaluan laki-laki ke dua yg aku kulum setelah kemaluan Yono keponakannya beberapa waktu lalu.

Agak lama aku memaju mundurkan kepalaku saat mengulum kemaluan Pak Haryo di mulutku saat itu dan terasa pegal mulutku saat itu dan akhirnya sekitar 15 menit kemudian keluarlah air kental berasa aneh dari kemaluan nya yaitu sperma Pak Haryo muncrat tepat di mulutku yg mungkin setengahnya termakan olehku saat itu , aku sempat tersedak dan mau muntah tp ditutupkan mulutku ini sama Pak Haryo waktu itu, sehingga termakan hampir seluruhnya sperma nya itu.

Setelah itu dia mencoba menjilati kemaluan ku yg basah sambil sesekali tangannya aktif membelai dadaku dua-duanya lama sekali sehingga aku merasakan orgasme ke 2.
Setelah kami istirahat ½ jam sambil sesekali bercerita denganya, kami mulai melakukan kegiatan lagi yg ketiga kalinya aku liat jam 2 siang artinya aku ga kuliah hari itu, sementara ortuku sama ade ku ada di rumah tepat jam 6 sore.

Saat itu sempet terpikir olehku kalo Pak Haryo ini ingin mencicipi tubuhku seperti keponakannya membobol keperawananku. Tp aku ga peduli saat itu yg ada hanyalah kenikmatan demi kenikamatn saat itu yg kami lakukan berdua, betul-betul hari yg melelahkan sekaligus mengasikan.

Saat kegiatan yg ke 3 ini kami mulai belai satu sama lain dia belai dada kemaluan paha dan punggung,sementara aku belai k0ntol dada dan sesekali wajahnya dan saat itu kami sempet berciuman bibir rasanya aneh sekali, Pak Haryo yg usianya 50 tahunan menciumi bibir mungilku yg merah ini tp saat bermain lidah itu enak rasanya dan saat itulah Pak Haryo mengarahkan k0ntolnya ke kemaluan ku.

Pak Haryo terlihat hati-hati dan pelan-pelan memasukannya karena masih sempit dan terasa perih beberapa kali ga berhasil masuk tp setelah dgn sabar dia Pakarahkannya dan aku Bantu dgn mengarahkan k0ntolnya ke kemaluan ku akhirnya masuk juga walau agak sedikit nyeri(maklum aku hanya dua kali melakukannya lagi pula rentang waktu 10 bulan cukup lama) yg pada akhirnya aku merasakan nikmat tiada tara yg lebih nikmat melakukannya dibanding dgn keponakannya itu.

Setelah sekian lama kami bersenggama akhirnya aku berteriak
“ooooocchhhhhhh…… paaakkkkkkkk”maka aku pun orgasme untuk ke 3 kalinya sementara Pak Haryo terlihat blum keluar dan dia mencabut kemaluan nya dan menyuruh aku mengulumnya kali itu agak lama aku mengulumnya dan terasa pegal mulut ini hampir ½ jam akhirnya keluar juga spermanya….

Dan kami masing-masing berpakaian setelah terlihat jam dinding sdh jam 4 sore…… Sejak saat itu sampe sekarang kami sering melakukan hubungan badan ini yaitu dgn mencuri-curi kesempatan di saat rumah sepi.
Sponsor : Jika ingin taruhan online seperti permainan Poker | Domino | Capsa | Blackjack | Togel | Casino | Sabung Ayam | Bola Untuk info lebih lanjut silahkan hub cust service kami via LIVECHAT.